Warga Tolak Pembangunan Jalan Poros Desa 

0
55

Sampang, SIGAP88 – Warga desa plampaan-rabasan kecamatan Camplong Sampang menolak rencana pembangunan jalan poros desa area dua desa itu, alasannya karena tidak ada sosialisai dari pemerintah setempat sehingga lokasinya pindah-pindah tetapi juga mendapat penolakan.

Salah satu warga Plampaan Tohar mengatakan Rencana Kegiatan pembangunan jalan poros desa yang menggabungkan desa Plampaan dan rabasan mendapat reaksi penolakan dari warga setempat, sehingga instansi pemerintah bersama dengan pihak ketiga memilih pindah lokasi ke Dusun Toraja tetapi juga ditolak oleh warga, kemudian pindah lagi ke Dusun Durbugan juga sama ditolak.

“Karena terus mendapat penolakan dari warga meskipun sudah pindah beberapa kali sehingga sampai sekarang belum dikerjakan,” pungkasnya Jum’at (20/10/17).

Tohar menduga penolakan itu lantaran tidak dilakukannya tahapan seperti sosialisasi atau pendekatan pada warga, sehingga khawatir bila itu dipaksakan akan berpotensi terjadi konflik baru dan tidak kondusif.

“informasi yang berkembang penentuan lokasinya tanpa sosialisasi sehinga terjadi penolakan dari warga, sebaiknya pembangunan itu dibatalkan saja dari pada nanti terjadi situasi yang tidak kondusif ” Tambahnya.

Sementara pejabat pelaksana tekhnis kegiatan (PPTK) dinas pengerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) Sampang Fajar arif melalui pesan Whatsaapnya menepis rencana pekerjaan pembangunan jalan poros yang menggabungkan dua desa itu mendapat penolakan dari warga setempat, dia akan menetapkan pembangunan jalan dilaksanakan di jalan poros itu.

Menurut tohar pembangunan jalan itu sudah sejak bulan juli 2017 kemaren hingga saat ini belum dikerjakan karena dapat penolakan dari warga sekitar sehingga mengalami perpindahan selama 3 kali.

Namun, dijelaskan kembali oleh tohar bahwa untuk lokasi yang terakhir tersebut tidak sesuai dengan rencana awal karena di DPA dan pengumuman LPSE di jelaskan pembangunan tersebut adalah rabasan-plampaan.  Sekarang yang terakhir pindah ke dusun durbugan.(yus/lis)

Komentar
Content Protection by DMCA.com