Warga Pahandut Tewas Dengan Kondisi Mengenaskan

0
807

Palangka Raya, Sigap88 — Sungguh mengerikan nasib ramsi (40) seorang warga pahandut seberang, Kota Palangka Raya, Minggu (22/4/18), Ditemukan tewas dengan kondisi luka parah, sampai kepalanya nyaris terbelah.

Peristiwa naas yang dialami oleh ramsi ini berawal ketika ramsi bersama seorang rekan kerjanya yang bernama uri, Sedang melakukan pekerjaan pembersihan lahan milik pak rodius yang berada di jalan tjilik riwut kilometer 17 menuju arah Tangkiling yang berada di kelurahan marang kota Palangka Raya.

Lahan yang berada kurang lebih 4 kilometer dari badan jalan merupakan lahan yang rimbun dan dipenuhi pohon kayu berdiameter besar. Saat sedang menebang salah satu pohon berukuran cukup besar dengan menggunakan chainsaw, Ramsi yang kala itu lengah dan tidak sigap menghindari jatuhnya pohon yang ditebang,“tutur uri,“Ramsi tak sempat lagi untuk menghindar, Akhirnya pohon jenis kayu hutan ini menimpa Ramsi, korban pun tertindih dan mengenai bagian kepalanya sehingga kepala korban nyaris terbelah.

“Uri pun segera meminta pertolongan dengan RT setempat yang segera bergerak menuju tempat kejadian perkara bersama pihak Kepolisian Sektor Bukit Batu Palangka Raya, Yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Bukit Batu IPDA Arif Dhani Dusanto, korban Ramsi pun segera dievakuasi kekamar jenazah rumah sakit doris sylvanus Palangka Raya guna dilakukan visum.

Sementara itu Kapolsek Bukit batu IPDA Arif Dhani Santoso mengatakan,“ Pihaknya sudah menyelidiki dan meminta keterangan dari para saksi dan pemilik lahan, Saat ini kita juga sudah mengamankan barang bukti berupa chainshaw, yang digunakan saat kejadian, dan untuk sementara ini penyebab kematian Ramsi, Akibat kecelakaan kerja, Karena korban sudah menerima upah sebesar kurang lebih 4 juta untuk membersihkan lahan,”Pungkasnya. (Riz)

Jika ada pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan silahkan menggunakan Hak Koreksi & Hak Jawab Via Email : redaksi@sigap88.com atau WA/Telp 0838 3025 3823 Sesuai UU No. 40/1999 Pasal 5 Tentang PERS