Wagub Kalteng Bela Para Jukir Resmi Dan Tak Sungkan Jadi Jukir

0
42

Palangka Raya, Sigap88 — Seorang pria dengan lincahnya mengatur kendaraan roda dua maupun roda empat, disebuah halaman parkir pizza hut yang letaknya di jalan Imam Bonjol, berseberangan dengan kantor Kejaksaan Tinggi (KEJATI) Palangka Raya, Dengan sebuah lampu pengatur lalu lintas ditangannya untuk mengatur roda dua maupun roda empat agar terlihat rapi, Selasa (24/4/18) Pukul 19:30 WIB.

Sosok pria bergaya modil ala anak muda gaul berlaga tukang parkir itu adalah orang nomor dua di Provinsi Kalimantan Tengah yaitu Wakil Gubernur H Said Ismail Saleh yang sengaja menyamar dan membaur bersama-sama rekan dari Lembaga Swadaya Rakyat, Laskar Pembila Masyarakat Tertindas (LSR-LPMT) Kalteng yang menjadi juru parkir.

Tak sungkan bagi Wagub Kalteng ini untuk memerankan pekerjaan para juru parkir tersebut
terkadang terdengar sapa ramah bahkan ada juga decak kagum dari para pemilik kendaraan.

Wagub Said dengan lincahnya mengatur kendaran yang masuk untuk parkir maupun yang hendak keluar. Ia pun sesekali menerima uang jasa parkir bahkan sama sekali ada yang tidak mengetahui kalau yang menjadi juru parkir itu adalah seorang Wagub.

Namun banyak juga yang mengenali beliau, maklum seorang pejabat publik dengan jabatan orang nomor dua di bumi tambun bungai, Sudah tentu mudah dikenal oleh masyarakat. Namun tak sedikit pula yang langsung menyapa beliau dengan salam hormat terdengar sapa ramah dan mengacungkan jempol salut untuk sang Wagub.

Sosok seorang Wagub yang akrab disapa dengan ayah Habaib mengatakan Saat dikonfirmasi awak media,“ Saya sengaja turun ke lahan parkir ini, untuk mengecek bagaimana mekanisme parkir berjalan sesuai aturan atau belum, agar orang orang yang menggunakan tempat parkir yang sudah sesuai prosedur untuk juga menghargai para juru parkir yang resmi dengan membayar sesuai tarif yang ditentukan. Saya sering mendengar keluhan teman-teman Jukir, Menurutnya dirinya sering mendengar para jukir resmi ini dimaki-maki, enggak dibayar atau uang dilemparkan begitu saja kejalan, Padahal pekerjaan menjadi seorang juru parkir adalah pekerjaan yang halal dan mulia juga,“Tuturnya.

Kendati pun ia menyebut,“ Jika pengelolaan parkir dilakukan sesuai aturan dan prosedur yang tepat maka para Jukir resmi ini merupakan pahlawan pajak karena mampu meningkatkan PAD ( Pendapatan Asli Daerah ). Saya menghimbau agar para pengguna jasa parkir untuk menghargai para jukir resmi,“ Masa mobil mewah makanannya juga mewah tapi bayar parkir gak mau apalagi kalau sampai mobil plat merah kalau ada yang gak mau bayar parkir tahan orangnya dan ambil yang memang benar itu hak kita, Kalau bisa langsung saja photo orangnya beserta plat mobil dinas yang digunakannya, share ke medsos biar malu, masa mobil mewah plat dinas gak bayar,“tegas Wagub.

Ia juga mengajak semua pihak untuk menghargai upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Palangka Raya untuk bisa mendapatkan PAD yang salah satunya adalah dari sektor parkir.

“oleh karena itu mudahkan lah urusan para Jukir dalam mengurus ijinnya, tidak usah dipersulit dan berilah ruang gerak mereka agar mereka bisa kerja dan mengurangi pengangguran, Dan kalau bisa lahan parkir khususnya di Kota Cantik Palangka Raya ini untuk pengelolaannya kalau bisa diserahkan kepada Lembaga contohnya seperti LSR-LPMT Selaku pendirinya juga bukan orang asing lagi di Kalteng ini, H. Hamli Tulis, dan Pimpinan Umum LSR-LPMT (Ketua) Agatis syansah yang selama ini juga berbaur kepada masyarakat, peduli kepada warganya disaat ada musibah banjir ataupun kebakaran, sering melakukan penggalangan dana untuk di serahkan kepada warga/masyarakat yang berhak menerima bantuan tersebut.” Pungkasnya. (Riz)

Jika ada pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan silahkan menggunakan Hak Koreksi & Hak Jawab Via Email : redaksi@sigap88.com atau WA/Telp 0838 3025 3823 Sesuai UU No. 40/1999 Pasal 5 Tentang PERS