Visit 2018, Pemkab Sumenep Adakan Lomba Buat Bungkus Ketupat

0
357

Sumenep sigap88- Serangkaian kegiatan pemerintah kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa timur dalam tahun kunjungan wisata (visit ) Sumenep 2018 kini menggelar pesta rakyat kupatan atau Festifal ketupat.

Festival Ketupat yang di selenggarakan di salah satu Destinasi wisata tertua di Kabupaten Sumenep “Pantai Lombang” pada hari Sabtu (23/06) merupakan suatu terobosan untuk meningkatkan dan mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa wisata Pantai Lombang masih mempunyai daya tarik.

Bupati Sumenep Dr KH A Busyro Karim, M.Si yang di dampingi Ibu Nurfitriana Busyro karim juga hadir wakil Bupati Achmad Fauzi segenap Forpimda, dan organisasi perangkat daerah (OPD) para Camat se Kabupaten Sumenep, kepala sekolah dan dewan Guru.

Bupati Busyro karim yang membuka langsung kegiatan festival ketupat dalam sambutannya mengatakan, untuk melestarikan budaya ketupat maka di perlukan suatu kegiatan seperti membuat bungkus (orong) ketupat.

“Budaya ketupat harus di lestarikan karena merupakan suatu peninggalan nenek moyang apalagi dalam jaman sekarang sudah banyak anak muda yang tidak tahu membuat bungkus (orong) ketupat”, papar K. Busyro.

Dalam festival ketupat ada 2 (dua) yang di perlombakan, yakni lomba menu ketupat dan lomba membuat bungkus (orong) ketupat yang di ikuti oleh semua OPD kabupaten Sumenep, Lembaga SMA yang ada di kabupaten Sumenep dan masyarakat.

Orang nomer 1 di kepemerintahan kabupaten Sumenep ini juga memaparkan bahwa penggiat pertama kupatan adalah Sunan Kali Jogo yang kupatan mempunyai beberapa pengertian yaitu ngaku lepat dan laku Papat.

“Ngaku lepat adalah mengakui semua kesalahan dan meminta maaf juga saling memaafkan sedangkan laku papat adalah empat tindakan yakni lebaran, luberan, leburan, laburan.”, jelasnya

Acara Festival akan di selenggaraka setiap tahun agar supaya budaya ini tidak tergerus dengan modernisasi dan agar supaya tetap terjaga kelestarian budaya leluhur ini.

Selain itu dengan kegiatan ini akan meningkatkan objek wisata yang ada di Kabupaten Sumenep termasuk tempat wisata tertua di kabupaten Sumenep ini.

“Denga tahun kunjungan Sumenep 2018 (visit) akan meningkatkan dan melestarikan kasanah budaya juga akan meningkatkan minat para wisatawan lokal maupun manca Negara untuk berkunjung ke tempat wisata yang ada di Kabupaten Sumenep.”, imbuh Bupati Busyro.

Dengan peningkatnya wisatawan yang datang ke tempat tempat wisata yang ada di kabupaten Sumenep, juga akan meningkatkan perekonomian masyarakat Sumenep. (Ain)

Komentar
Content Protection by DMCA.com