UPT Pertanian Arjasa Buat Inovasi Varietas Padi Talar Minyan Dan Padi Ketan Sader

0
76

Sumenep SIGAP88- Pemerintah memprogramkan ketahanan pangan dengan memberikan bantuan, mulai dari bibit, alsintan bahkan pupuk bersubsidi kepada petani.

Sehingga nampak sekali peningkatan pertanian mulai dari padi jagung dan kedele (Pajale) bahkan peningkatan di bidang Holtikultura, di tambah kerja sama dengan TNI Angkatan Darat yang langsung turun ke lapangan untuk membantu para petani guna meningkatkan produksi.

Kabupaten Sumenep yang mempunyai wilayah kepulauan termasuk salah satunya pulau kangean yang mempunyai lahan pertanian yang sangat luas, dan dari tekstur tanahnya sangat subur, bahkan mempunyai farietas bibit padi sendiri yang oleh masyarakat Kangean di beri nama bibit “Talar Minyan dan padi ketan sader”.

Untuk mempertahankan Farietas padi Talar Minyan dan padi ketan sader maka, UPT Pertanian dan Gus Mamang beserta para rekan rekan Masyarakat Kangean peduli lingkungan membuat terobosan dengan melakukan pembibitan Farietas Talar Minyan dan padi ketan sader, yang merupakan bubit unggulan.

Gus Mamang yang merupakan aktifis dan juga sebagai salah satu tokoh pemuda mengatakan farietas unggulan daerah mulai punah beralih kepada farietas yang sudah di kembangkan oleh teknoligi sekarang.

“Kami sangat peduli dengan semangat para pemuda yang mempunyai Inovasi bagaimana mempertahankan tanaman yang tidak meninggalkan kearifan lokal,” jelas Gus Mamang.

Karena farietas Talar Menyan dan padi ketan sader merupakan farietas yang sangat gampang sekali perawatanya dan tidak membutuhkan biaya banyak, namun masyarakat sekarang banyak beralih ke farietas baru.

Sehingga terketuk hati Upt Pertanian Kecamatan Arjasa H. Rahmatullah ST. MSi untuk mengembangkan bibit farietas Talar Menyan dan padi ketan sader yang asli lokal Kangean.

“Saya akan berusaha untuk mempertahankan bibit lokal ini karena ini adalah satu satunya yang ada di daerah Kabupaten Sumenep sehingga sepatutnyalah saya sebagai warga Sumenep bahkan wilayah Kepulauan Kangean untuk mengembangkan farietas Talar Minyan dan padi ketan sader ini,” ungkapnya.

Selain itu, keunggulan Farietas Talar Minyan dan padi ketan sader tidak usah memakai pupuk, Gizi tinggi dan aromanya Khas harum.

“Untuk pembibitan kami masih mampu untuk 1/2 hektar karena farietas ini mulai punah sehingga kami akan mengembangkan bibit farietas unggulan lokal Kangean ini,” tutup H. Rahmat. (Leh)

Komentar
Content Protection by DMCA.com