Upaya Pemkab Kediri Menangani Kasus Gadis Pemakan Jari

0
61

Kediri – SIGAP88. Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Krisna Setiawan menjelaskan, pemerintah sudah berupaya maksimal dalam menangani kasus PMKS termasuk Wiji Fitriani (28) gadis asal Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri yang menggigit serta memakan jari tangannya sendiri.

“Wiji Fitriani yang mengalami gangguan jiwa dan tinggal dengan neneknya. Setelah kita lakukan kunjungan ke rumahnya bersama TKSK dan berkoordinasi dengan perawat dari Puskesmas ditemui kondisi sebagai berikut,” jelas Krisna.

Masih kata Krisna, Wiji telah mendapatkan kunjungan secara rutin dari perawat jiwa Puskesmas setempat dengan fasilitasi BPJS maskin. Apabila kondisi kambuh, Wiji cenderung menyakiti diri sendiri, salah satunya dengan menggigit jari-jari tangan sampai berdarah.

“Yang bersangkutan mendapatkan BPNT. Ada relawan yang telah mengantarnya berobat ke Rumah Sakit dr Iskak Tulungagung untuk membersihkan luka-luka di tangannya. Dinsos akan melakukan pemantauan lebih lanjut,” jelasnya.

PT Banner BaitiSholawat

“Pada prinsipnya SKPD terkait dalam hal ini Dinkes dan Dinsos Kabupaten Kediri sudah melakukan langkah-langkah awal kepada ybs seperti yang disampaikan di awal tadi sampai pada saat sekarang dibawa di RSJ Menur,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, Wiji melakukan perilaku tak lazim karena gangguan skizofrenia yang diidapnya. Dia menggigit jari jari tangannya sendiri hingga putus. Pihak keluarga terutama neneknya Jirah selama ini sering melakukan penolakan saat pasien dibawa dan dirawat intensif di rumah sakit.

Wiji pernah dirujuk ke RSJ Lawang Malang tiga kali dan RSUD Pelem, Pare untuk dilakukan operasi. Tetapi karena ada penolakan dari neneknya, Wiji akhirnya dibawa pulang kembali. [pRiez]

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE