Tunjangan Guru Honorer K2 Kabupaten Sumenep Naik Menjadi Rp 700 Ribu

0
6090

Sumenep SIGAP88 – Guru Honorer kategori dua (K2) sangat bersyukur atas keputusan pemerintah kabupaten Sumenep, Jawa timur yang telah menaikkan tunjangan yang sebelumnya sebesar Rp 350.000, kini setiap tenaga Honorer K2 akan menerima tunjangan sebesar Rp 700.000 setiap bulan.

Setelah dikurangi tenaga honorer K2 yang telah lulus tes Calon pegawai Negeri sipil (CPNS) Tahun 2018 lalu, kini masih tersisa 1300 lebih tenaga honorer K2 Tahun 2018, setiap tenaga honorer K2 hanya menerima tunjangan sebesar Rp350.000

Pengurus Forum Honorer kategori dua (FHK-2) Sumenep, Admandar menyampaikan, sampai saat ini belum ada kejelasan yang pasti kapan yang akan di cairkan.

“Entah kapan pencairan itu akan dilaksanakan namun kami berharap kepada semua guru harus bersabar”, ucap Admandar.

Admandar sebagai pengurus harian FHK-2 selalu di desak oleh para guru honorer di kecamatan.

“Kami minta kepada pemerintah tentang kepastian pencairan dana tersebut”, ungkapnya.

Bahkan, saat ini dirinya selaku pengurus harian FHK-2 selalu didesak oleh tenaga honorer di Kecamatan.

Sementara, Kasubbag Perencanaan Keuangan dan Barang Milik Daerah Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep membenarkan belum cairnya tunjangan insentif untuk K2 itu.

“Belum cairnya tunjangan itu disebabkan karena masih proses penyempurnaan administrasi, seperti pembuatan SK untuk Tenaga Honorer. Selama ini tenaga honorer K2 tidak memiliki SK”, ungkap Kasubag.

Dikarenakan adanya peraturan baru tentang mekanisme pembayaran. Mulai tahun 2019 pembayaran dilakukan menggunakan sistem elektronik tunai (e-Tunai).

“Kami menyakini tunjangan itu bisa cair di bulan Februari, akan kita rapelkan dengan yang bulan Januari”, pungkasnya. (Koes)

Jika ada pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan silahkan menggunakan Hak Koreksi & Hak Jawab Via Email : redaksi@sigap88.com atau WA/Telp 0838 3025 3823 Sesuai UU No. 40/1999 Pasal 5 Tentang PERS