Tingkatkan Populasi Kerbau Merah di Kangean, Sumenep, Melalui IB

380

Sumenep | Sigap88- Kabupaten Sumenep, yang terletak di ujung timur pulau Madura kaya dengan Destinasi dan Budaya, mempunyai pula beberapa species langka, seperti Burung Kakak Tua jambul Kuning yang terletak di kepulauan Masa kambing Kecamatan Masalembu.

Bahkan, Kabupaten yang berjuluk Kota Keris ini mempumyai pula species Kerbau Merah yang berada di Kepulauan Kangean, yang sangat perlu di lestarikan dan dikembangkan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan peternakan Sumenep Bambang Heriyanto beberapa waktu yang lalu menyampaikan bahwa; pihaknya di tahun 2020 ini ada 4 program prioritas yang salah satunya adalah peningkatan populasi Kerbau merah.

“Dinas Ketahanan Pangan dan peternakan mempunyai program unggulan di tahun 2020 yaitu peningkatan Populasi Kerbau Merah yang ada di Kepulauan Kangean,” kata Bambang.

Saat ini, kata Bambang Populasi Kerbau merah yang kata orang setempat di beri nama Kerbau Demeh, populasinya sangat sedikit, sehingga perlu sentuhan bagaimana bisa meningkatkan populasinya.

“Untuk mempertahankan species tersebut kami melakukan kerjasama dengan BBIB (Balai Besar Inseminasi Buatan) Singosari Malang. Sehingga menjadi Plasma Nutfah kerbau merah,” ungkap Bambang.

Sementara, Camat Arjasa Huseiri Huzen, S.Sos, MM, menyampaikan, perkembangan populasi Kerbau Merah (Kerbau Demeh) di masyarakat , tidak terlalu banyak, namun apabila pemerintah berkeinginan untuk meningkatkan populasinya adalah suatu langkah yang sangat positif demi peningkatan populasinya.

“Kami sangat setuju dengan program prioritas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan yang akan bekerja sama dengan BBIB (Balai Besar Insminasi Buatan) Singosari untuk membuat plasma nutfah demi peningkatan populasi Kerbau Demeh,” papar Camat Arjasa. Sabtu (21/03/2020)

Camat Eeng panggilan akrabnya Camat Arjasa menjelaskan , untuk mengetahui jumlah Kerbau Demeh yang ada di Kangean harus melalui Desa. “Desa bisa mendata seberapa banyak Kerbau Demeh yang dimiliki oleh warganya,” jelas Eeng.

Menurutnya, Kecamatam Arjasa yang terletak di Kepulauan Kangean banyak Potensi yang perlu di kembangkan selain Kerbau Demeh yang merupakan species langka, Kangean juga mempunyai Ayam Bekisar yang mempunyai khas sendiri dengan lengkingannya. “Ayam bekisar Kangean mempunyai ciri khas suara yang sangat melengking dan panjang, sehingga Kangean berjuluk pulau Cukir,” papar Eeng. (Koes)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE