Tim Hukum Polda Jatim, Pastikan Dua Alat Bukti Tersangka MR Sudah Lengkap

675

Sumenep | Sigap88 — Kepala Cabang Pelita Petrolium Indonesia (PPI) Sumenep, MR yang dijadikan tersangka oleh Polda Jawa timur mengajukan Praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Sumenep. Kamis. (16/1/2020)

Hakim tunggal Wahyu Widodo, yang memimpin sidang mengagendakan pembacaan permohonan pemohon dan replik (jawaban) termohon.

Pemohon (MR) diwakil kuasa hukumnya Farid Fatoni dan Ike Kusmarini, sedangkan termohon diwakili oleh bagian Hukum Polda Jatim.

“Sidang di tunda hari Jum’at besok 17 Januari 2020 dengan pembacaan Reprik, karena sidang yang hari ini, Kamis mulai jam 11.00 wib termohon tidak bisa mengajukan jawaban, dan sidang akan di selenggarakan secara bertahap karena hanya tenggang waktu 7 hari untuk putusan,” kata Wahyudi Widido.

Sedangkan Kuasa hukum MS, Farid Fatoni menyampaikan. Untuk sementara sidang Praperadilan di tunda, karena menurutnya penetapan tersangka janggal, yang salah satunya identitas tersangka dianggap tidak jelas.

Dalam penetapan tersangka hanya kepada Kepala Cabang PPI Sumenep, tidak ada penjelasan apakah kepada personal atau mewakili perusahaan,” tegas Farid.

Dirinya menegaskan pula bahwa pasal yang disangkakan kepada kliennya adalah pasal 53 D, namun antara penetapan personal dan Corporasi harus dibedakan.

“Kami menganggap Penetapan ini tidak memenuhi unsur dua alat bukti, dan nanti kejanggalan akan dipaparkan dalam sidang selanjutnya,” ungkap Farid Fatony.

Sementara itu, tim hukum Polda Jatim AKBP Sugiharto sebagai tim Hukum Polda Jatim menyampaikan kepada semua awak media yang sedang melakukan tugasnya, sidang Praperadilan ini terbuka untuk umum dan diharapkan para media selalu mengikuti persidangan yang akan di gelar berikutnya.

“Dipersilahkan mengikuti di setiap gelar persidangan praperadilan sampai tuntas,” kata AKBP Sugiharto dari Polda Jatim.

AKBP Sugiharto menegaskan mengenai penetapan tersangka MR bahwa, pihak penyidik sudah memenuhi dua unsur alat bukti. “Kami akan buktikan dalam proses peradilan selanjutnya, dengan agenda yang dibacakan oleh Hakim Wahyu Widodo.” Jelasnya. (Koes)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE