Tim Cobra Resnarkoba Polres Lumajang Berhasil Bekuk Pengedar Sabu Seberat 77,7 Gram

0
0

Lumajang, Sigap88 – Tim Cobra Satreskoba Polres Lumajang berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis sabu dari tangan tersangka Ali Wafa.

Ali wafa (26) tahun merupakan warga Dusun Nongkesan Desa Tamberu Jaya, Kecamatan Sokobanah Kabupaten Sampang ini ditangkap oleh Tim Cobra Resnarkoba Polres Lumajang kemarin (13/08/19) sekira pukul 4 sore di Dalam rumah sdr. MAT Kelurahan Rogotrunan Kec / Kab. Lumajang.

Dikatakan Kapolres Lumajang, AKBP DR Muhammad Arsal Sahban, SH, S.Ik, MM, MH, Diduga, tersangka ini ada kaitan dengan jaringan Sokobanah – Sampang, bahwa diketahui baru beberapa hari lalu Polda Jatim mengungkap 50 Kg Sabu dengan nilai Rp 74 milliar di beberapa TKP yang terkait dengan jaringan Sokobanah kabupaten Sampang.

“Tangkapan kami kali ini adalah tangkapan terbesar dalam sejarah, dimana ditemukan barang bukti Sabu seberat 77,7 Gram dan kami duga, sindikat ini merupakan jaringan Sokobanah yang baru saja diungkap oleh Polda Jatim dengan jumlah yang Fantastis. untuk itu kami akan segera berkoordinasi dengan Polda Jatim, BNNP Jatim dan BNNK Lumajang untuk mengungkap jaringan besar di balik ini,” Kata Kapolres, Kamis (15/8/19).

Sementar itu, Kasat Reskoba Polres Lumajang, AKP Ernowo, SH mengatakan, pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini, ”Sesuai perintah Kapolres untuk terus kembangkan kasusnya, maka akan kami kejar siapa pengedar diatasnya dan juga siapa pembeli dari Ali. tidak ada kompromi bagi narkoba. akan saya ungkap semua jaringan narkoba di Lumajang,” Kata Ernowo.

Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan 1 (satu) pocket plastik yang berisi Sabu dengan berat 77,7 Gram.

Adapun pasal yang yang akan dikenakan pada tersangka pasal 114 subsider 112 undang-undang no 35/2009 ttg narkotika.

Pasal 112 UU RI No. 35 Tahun 2009[bagi tersangka kedapatan memiliki narkotika dalam bentuk bukan tanaman.

Pasal 112: 1) Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah).

Dalam hal perbuatan memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) beratnya melebihi 5 (lima) gram, pelaku dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga).

Pasal 114 UU RI No. 35 Tahun 2009[bagi tersangka kedapatan mengedarkan narkotika]
Pasal 114
(1)    Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).

Dalam hal perbuatan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan I sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 (satu) kilogram atau melebihi 5 (lima) batang pohon atau dalam bentuk bukan tanaman beratnya 5 (lima) gram, pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga). (IG)/Red)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE