Terjadi Bentrok Dengan Petugas Saat Gelar Aksi, Kader PMII Dilarikan ke Rumah Sakit

45

Pamekasan | Sigap88 – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi Demontrasi didepan Kantor Pemerimtah Kabupaten (Pemkab) Pamekaaan. Jum’at (25/6/2020).

Dalam aksi demontrasi PMII menuntut kepada pemerintah Kabupaten Pameksasan agar tegas menyikapi maraknya galian C Illegal.

Orator aksi, Muhammad Lutfi dengan lantang menyuarakat bahwa, galian C Illegal sangat mengganggu dan merusak terhadap lingkungan.

Dengan tegas Lutfi menyebutkan bahwa, di Pamekaaan ini ada sekitar 350 tambang ilegal yang terpantau oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pamekasan bahkan masih banyak yang belum terpantau oleh DLH.

“Dari 350 tambang Illegal yang di ketahui oleh DLH, masih banyak tambang Illegal yang tidak terpantau,” kata Lutfi.

Pihak Mahasiswa yang tergabung di PMII menginginkan bertemu dengan pemangku kebijakan, namun permohonannya tidak di indahkan.

Akhirnya massa aksi memaksa untuk masuk ke kantor Bupati Pamekasan namun di halangi oleh petugas hingga terjadi bentrok.

Dalam kejadian bentrok antara massa aksi yang ingin masik ke Kantor Bupati Pamekasan dengan petugas kepolisian ada beberapa kader yang mengalami luka diantaranya Fiki kader komisariat IAIN Madura, Yasin kader IAI Al-Khairat, Khairul, Kader PMII UIM.

Ada tiga kader yang mengalami luka, bahkan ada yang kepalanya bocor dalam insiden tersebut. Sehingga dilarikan ke rumah sakit. (Hari)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE