Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Pasuruan Gelar Razia

76

Teks Foto : Andy Fachrudin
1. Kaur reg iden. IPTU Yudhi Anugrah Putra. SIK., MH. Di dampinggi Iptu
Gede sukaana Saat memeriksa kelengkapan pengendara. Molai surat – surat, yakni SIM , STNK, Helm dan lainnya. Kamis (26/07/2018).
Pasuruan, Sigap 88- Upaya Satlantas Polres Pasuruan, Jawa Timur. untuk menekan angka kecelakaan Lalu lintas terus dilakukan, seperti pagi tadi dengan menggelar razia rutin. Dari pantauan di lapangan, puluhan kendaraan roda dua maupun roda empat berhasil terjaring dalam razia tersebut.

Satu persatu kendaraan yang melintas dari arah timur ke barat dan juga sebaliknya, yakni di Jalan Gajah Mada maupun Jalan A. Yani tepatnya di simpang lima pegadaian bangil, diperiksa kelengkapan berkendarannya oleh petugas pada hari Kamis. (26/07/2018).

Kasat Lantas Polres pasuruan AKP. Erika Purnama putra., S.I.K melalui Kanit turjawali Iptu Gede Sukaana mengatakan bahwa digelarnya razia kendaraan ini merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh jajaran Satlantas sebagai tindakan preventif atau mencegah dan menekan angka kecelakaan lalu lintas. Selain itu, juga untuk meningkatkan kesadaran para pengendara agar tertib berlalu lintas.

“Gelaran razia ini sudah menjadi program rutin kami yang bertujuan untuk menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas. Selain itu, juga untuk meningkatkan kesadaran hukum bagi masyarakat agar dapat tertib dalam berlalu lintas. Sebab, kecelakaan bermula dari tidak tertibnya dalam berkendara,” katanya.

Dijelaskan, sebanyak 75 pelanggar yang terjaring dalam razia itu dengan berbagai pelanggaran seperti, pelanggaran tak mengenakan helm 54 orang, tidak bisa menunjukkan Surat Ijin Mengemudi (SIM) 5 orang, dan pengendara yang tidak bisa menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sebanyak 20 orang.

“Selain itu, ada sejumlah jenis kendaraan yang juga berhasil diamankan petugas. Diantaranya SPM 68 unit, Kendaraan roda empat 10 unit. Semua pengendara yang dinyatakan melanggar tetap dikenakan E-tilang sesuai undang-undang lalu lintas. Hal tersebut, untuk menghindari praktek pungli,” jelas gede sukaana saat di konfirmasi usai giat operasi.

Terbukti, razia dapat menurunkan jumlah kasus laka lantas di wilayah hukumnya, tambah Gede.

“hingga saat ini jumlah laka lantas ada 17 kasus. Yang seluruhnya disebabkan karena tidak tertibnya pengendara dalam berkendara, alhamdulillah. Di banding tahun kemarin sama tahun ini menurun drastis,” imbuhnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat agar selalu tertib dalam berkendara, yaitu menyiapkan kelengkapan berkendara seperti surat surat kendaraan, maupun helm bagi keselamatan pengendara itu sendiri. (And/Gun)

Jika ada pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan silahkan menggunakan Hak Koreksi & Hak Jawab Via Email : redaksi@sigap88.com atau WA 0838 3025 3823 dan Telp 081 249 484 666 Sesuai UU No. 40/1999 Pasal 5 Tentang PERS