Tangkal Berita Hoax, Amos Berikan Edukasi Jurnalistik pada Generasi Milenial

209

Sumenep | Sigap88 – Asosiasi Media Online Sumenep (AMOS) menggelar safari Jurnalistik ke sekolah-sekolah yang dilakukan secara rutin dan hari ini, Rabu, (12/2/2020) di gelar di Madrasah Aliyah (MA) Maslahatul Hidayah dan diikuti oleh siswa/i Kelas VIII dan IX

“Safari jurnalistik ini kami lakukan, agar para siswa Madrasah Aliyah mengerti dasar-dasar menulis berita,” kata Ketua Amos Ahmadi Muni dalam sambutannya

Ahmadi juga menceritakan sebuah kisah anak kecil di salah satu desa yang takut kepada wartawan dan polisi.

“Dulu ada anak kecil di desa saya takut sama wartawan dan polisi, karena kata orang tuanya kalau wartawan dan polisi itu adalah tukang begal,” jelasnya.

Namun dirinya memberikan pemahaman kepada peserta jika tugas wartawan adalah tugas yang sangat mulia.

Tujuannya, untuk membagi ilmu dengan para siswa. Itupun tak luput dari cita-cita bahwa pers tak hanya bisa memberitakan saja, melainkan di aplikasikan pada pekerjaan, mengajarkan pers kebenaran pada generasi selanjutnya.

Pelatihan Jurnalistik ini, terang Ahmadi, bertujuan memberikan edukasi kepada generasi milenial seputar jurnalistik dan juga memberikan pelatihan cara menangkal berita hoax atau bohong.

“Dalam hal ini kami sebagai jurnalis memiliki peran untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya kaum milenial. Sehingga bisa memverifikasi berita yang mengarah pada berita hoax,” tandasnya.

Sementara, Kepala Madrasah Mashlahatul Hidayah, Haryono menyampaikan, keberadaan media online saat ini sudah menjadi bagian yang tidak bisa dipungkiri.

Setiap aktifitas sehari-hari, keberadaan media online telah mampu merangsek masuk bukan hanya dikalangan pemuda, usia 40 ke atas pun telah menikmati.

“Media online itu lebih terbuka ketimbang jenis media lainnya. Salah satu kelebihan dari media online ini yakni bisa dibaca kapanpun dan dimanapun, termasuk ketika kita sedang beperjalanan ke luar, itu masih bisa diakses,” jelasnya, saat sambutan sebagai pembuka Diklat Jurnalistik Amos 2020.

Haryono mengaku bersyukur MA Mashlahatul Hidayah terpilih sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Safari Jurnalistik. Baginya, ilmu penulisan berita akan sangat berarti bagi siswanya.

Dirinya menyampaikan bahwa Mashlahatul Hidayah telah memiliki tabloid dan majalah dinding sebagai bagian mengasah kecerdasan menulis para siswa. Walaupun diantaranya, masih harus diperbanyak lagi pemahaman materi-materi soal jurnalistik ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Asosiasi Media Online Sumenep (Amos) karena telah sudi menunjang pemahaman siswa kami dengan diklat jurnalistik ini,” jelasnya.

Ia berharap agar pelatihan jurnalistik seperti ini dilakukan secara berkesinambungan, agar para siswa yang berminat menjadi wartawan punya bekal bagaimana menulis berita yang baik.

Selebihnya, dia berpesan agar para siswa yang ikut dalam diklat jurnalistik tersebut agar fokus sampai selesai.

“Hari ini mungkin belum disadari bahwa materi jurnalistik ini penting. Tapi yang harus kalian ketahui adalah, suatu saat sebuah tulisan itu akan dicari orang, dan itu akan jadi sejarah bahwa kamu pernah ada,” tuturnya.(Roby/han/red)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE