Tanah Diserobot, Warga Desa Kumbangsari Pertanyakan Hak Tanah Miliknya

43

Situbondo, Sigap88 – Permasalahan penyerobotan tanah yang di gunakan sebagai lokasi pembangunan tambak belum ada kejelasan, lahan tanah yang disinyalir di serobot oleh PT. BTBJ Situbondo, hingga saat ini belum ada solusinya.

Warga Desa Kumbangsari, Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo meninjau lokasi lahan milikinya, agar segera ada titik terang, Selasa (31/07).

Pasalnya, tanah tersebut yang dimiliki warga di pagar oleh PT. BTBJ dan juga sudah dikuasai, tanpa sepengetahuan dan seijin pemilik, hal Ini yang membuat warga bertanya-tanya tentang haknya.

Keluhan tersebut dibenarkan oleh salah satu pemilik tanah yang bersertifikat, jelas Junaidi pada S One.

“Sertifikat yang bernama Amyoto dengan Luas 10.084 M2, yang di bagi menjadi dua bagian atau dua petak. sangat tidak terima, karena tanah milik kami di ambil begitu saja”.

“Dan tanah kami sudah terbit Sertifikat. Kalau memang tanah itu sudah di beli, di beli sama siapa? tanyanya. Apa ada Bukti jual-beli. Saya sangat tidak terima tanah yang sudah jadi hak kami di ambil begitu saja”.

“Tanah kami sudah bersertifikat¬† atas nama P. Amyoto bin Murasin ahli waris Junaidi, dan saya sangat berharap tanah milik saya dan hak milik warga di kembalikan”.

Junaidi menjelaskan, “Sebelumnya warga sudah mengajak mediasi dan dipanggil ke Kantor Balai Desa Kumbangsari, akan tetapi dari pihak PT. BTBJ nggak pernah hadir untuk menemui warga yang disinyalir diserobot lahannya dan diambil alih oleh PT. BTBJ, sehingga warga geram melakukan aksi demo untuk menuntut haknya, kemudian hal tersebut diketahui oleh pihak Kepolisian Resort Situbondo dan Forpimka Kecamatan Jangkar.

“Hanya keamanan PT. BTBJ Bapak Ainun yang menemui warga. Kemudian pemilik PT. BTBJ tidak pernah menemui warga”. Ucapnya

Di tempat yang berbeda di luar lahan yang di serobot oleh PT. BTBJ yakni Ibu Ida berharap, “Tanah hak milik keluarganya di kembalikan yang sudah di Serobot oleh PT BTBJ”.

“Saya orang awam dan orang bodoh yang tidak tau soal hukum, kami minta tolong kepada orang atasan orang yang mengerti bantu kami, tolong bantu hak-hak tanah kami yang sudah bersertifikat, kami sangat minta tolong”, Tutur Buk Ida kepada Tim S One dengan penuh harap.

Kepala Desa Kumbangsari, Syamsuyono membenarkan, “Pemerintah Desa pernah menfasilitasi guna mencari solusi dengan menghadirkan kedua belah pihak antara warga dan pihak PT. BTBJ. Namun pihak PT. BTBJ tidak pernah hadir”, Katanya

Hingga saat ini pihak PT. BTBJ saat berusaha ditemui maupun dihubungi oleh Tim S One. Sampai berita ini dinaikkan, belum ada konfirmasi terkait hal tersebut.(Ony)

Jika ada pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan silahkan menggunakan Hak Koreksi & Hak Jawab Via Email : redaksi@sigap88.com atau WA 0838 3025 3823 dan Telp 081 249 484 666 Sesuai UU No. 40/1999 Pasal 5 Tentang PERS