Tampung Aspirasi Warga,Kades Jeladri Bangun RTLH-Infrastruktur Desa

0
510

Pasuruan, Sigap88 – Program Desa diawali dari musyawarah Dusun yang dilanjutkan ke musyawarah Desa yang dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat, tokoh Agama, RT / RW, Pemerintah Desa beserta BPD dalam rangka penggalian gagasan.

Dari penggalian gagasan tersebut, dapat diketahui permasalahan yang ada di Desa dan kebutuhan apa yang diperlukan oleh masyarakat sehingga aspirasi seluruh lapisan masyarakat bisa tertampung.

Dalam melaksanakan proses roda pemerintahan, tentu bermula pada rencana pembangunan desa yang telah disampaikan pada Masyarakat, melalui penyampaian poin-poin yang berkaitan dengan pembangunan, pemberdayaan serta asas manfaatnya dalam setiap realisasi anggaran yang dikelola.

Seperti yang tengah dilaksanakan oleh pemerintah Desa Jeladri kecamatan Winongan, kabupaten Pasuruan, yang telah melakukan percepatan pembangunan dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

PT Banner BaitiSholawat

“dalam merealisasikan pembangunan dalam mendorong percepatan dan pertumbuhan ekonomi, melalui pembangunan sarana tinggal warga serta sarana lainnya yang dapat dimanfaatkan dan digunakan secara langsung, merupakan bagian dari visi dan misi setiap pemerintah,” kata Kades Jeladri, M Nur Tinggal.

Salah satu RTLH yang sudah terealisasi di desa Jeladri

Dikatakan Nur Tinggal, bahwa apa yang telah awal disampaikan terhadap Masyarakat merupakan janji, maka harus ditepati, sehingga dapat terwujud dalam bentuk fisik yang dapat dirasakan, dinikmati dan difungsikan warga,” terangnya.

Menurutnya, Apapun yang saat ini dilaksanakan pembangunan adalah program dari pemerintah Daerah yang asas manfaatnya untuk Masyarakat pedesaan, tentunya harus didukung penuh, sekaligus bagian untuk memajukan Desa sehingga kemakmuran ekonomi warga setempat.

Nur Tinggal juga mengatakan, bahwa “untuk tahun ini pembangunan fokus pada sarana tinggal Masyarakat, serta sarana pendukung lainnya, misalnya RTLH dan infrastruktur lainnya,” katanya.

Ditambahkannya, “bahwa program pembangunan awal RTLH sudah ada 16 unit, yang diperuntukan untuk warga yang belum memiliki rumah yang layak tinggal berada di enam dusun, adapun yang belum terbangun dan masih tahap rencana masih tersisa kurang lebih masih ada 135 unit didesanya,” urai Kades yang juga mantan Polisi hutan ini. (Ko/Gun)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE