Tak Miliki Ijin, Panwas dan Polres Sumenep Bubarkan Deklarasi Lintas Santri Madura

0
1506

Panwas Sumenep Anggap Kampanye

Sumenep, Sigap88 – Istighosah Akbar dan Deklarasi Lintas Santri Madura dalam rangka dukungan terhadap Joko Widodo – Ma’ruf Amin yang di gelar di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Sumenep, Jawa Timur di bubarkan secara paksa oleh Panwas dan Polres Sumenep.

Pasalnya, Acara yang di gelar pada hari Jum’at 21/09/ 2018 di gedung GNI Sumenep ini tak miliki izin

Muhammad Kurdi Panwas Sumenep mengatakan bahwa pihaknya melakukan pembubaran secara paksa karena kegiatan tersebut ‘ilegal’

“Kami sengaja membubarkan acara ini dikarenakan pihak panitia tidak menginformasikan kepada kami, bahkan panitia juga tidak izin kepada Polres Sumenep”, kata dia

PT Banner BaitiSholawat

Menurut Kurdi, acara tersebut berupa kampanye, “sedangkan jadwal kampanye masih belum, dan segala bentuk keramaian harus melalui prosedur perijinan.” tegas Kurdi

Sementara, Taufikurrahman selaku deklarator menyampaikan bahwa acara tersebut hanya merupakan inisiatif dari para santri se-Madura terhadap apresiasi untuk dukungan presiden Joko Widodo dan KH.Makruf Amin.

“Berawal dari kegelisahan para santri yang melihat kondisi Nasional yang semakin tidak menentu, selalu saling mencaci maki, kita para santri hanya ingin mendeklarasikan, bukan kampanye ini, ini hanya deklarasi dukungan terhadap Joko Widodo dan KH. Makruf Amin yang selalu di sudutkan”, ungkap Rahman

Disinggung terkait penurunan banner, Rahman mengatakan ada Miss komonikasi antara Panitia dengan Polres Sumenep.

“Semangat kami tetap menyala untuk mendukung Joko Widodo dan Ma’ruf Amin untuk pemilu 2019”, imbuh Rahman.

Sekedar informasi, sekitar 200 peserta deklarasi terdiri dari para santri yang masih di bawah umur itu membuktikan bahwa deklarasi tersebut terkesan dipaksakan. (Leh/Min/Pick)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE