Statement Kadis Perhubungan Sumenep Dibantah LSM Laki

0
100

Sumenep SIGAP88- Menanggapi apa yang di sampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep (Sustono) di Media online kemaren yang menurutnya dana yang di alokasikan ke pembangunan tambat labuh untuk kesejahteraan Masyarakat.

Maka tim infestigasi LSM LAKI Bambang Supratman dengan lantang mengatakan bahwa apa yang di katakan Kepala dinas Perhubungan (Sustono) hanya ingin menutupi bahwa dirinya sudah salah menempatkan proyek tersebut.

Pasalnya kemaren Sustono mengatakan bahwa program pemerintah di gelontorkan dan di realisasikan untuk kesejahtraan masyarakat yang bisa d nikmati masyarakat bukan hanya anggaran terserap untuk menyesiasati anggaran agar terserap tapi tidak bermanfaat kepada masyarakat.

Jadi pemangku kebijakan benar-benar mengevaluasi manfaat dan modarotnya demi kenyamanan masyarakat sekitar,

menurut bambang hasil konfermasi dengan masyarakat sekitar dengan tegas masyarakat menyampaikan bahwasanya pembangunan tambat labuh kurang bermanfaat.

Selain itu tidak ada perahu yang berlabuh karena lokasinya di sekitar pembangunan tersebut bebatuan dan tidak mungkin perahu masyarakat bersandar.

“Kalau di paksakan berlabuh di situ apabila ombak sedikit besar akan berakibat perahu membentur karang atau batu yang akan mengakibatkan perahu menjadi hamcur”, ungkap salah satu nelayan.

Justru harapan masyarakat dari pada tambat labuh lebih baik di bangun tangkis penahan ombak, paparnya.

Masih menurut Bambang aktifis yang selalu berteriak menyuarakan aspirasi rakyat di Kabupaten Sumenep ini terjadinya titik rusaknya dan hancurnya bangunan bukan karena faktor alam tetapi di duga kualitas bangunanya tidak maksimal.

Sewaktu tim infestigasi dari LSM LAKI menemui beberapa masyarakat nelayan, bahwa setelah kurun waktu penggarapan proyek tersebut selesai setelah satu bulan sudah mengalami kerusakan di sana sini.

Dinas perhubungan sebagai pemangku jabatan harus bertanggung jawab tentang hal ini karena Dinas perhubungan sudah salah menempatkan bangunan tersebut, jelas Bambang.

Bahkan Bambang mengatakan bahwa kalau permasalahan ini tidak.ada respon maka kami bersama teman teman akan turun ke jalan dan akan meminta DPRD Sumenep untuk melakukan Supervisi terkait dengan proyek tambat labuh yang ada di desa Campor barat Kecamatan Ambunten. (Koes)

Komentar
Content Protection by DMCA.com