Spesialis Pencuri Hp Asal Luar Jawa Dibekuk Polisi

20

KEDIRI, SIGAP88 – Telah terjadi tindak pidana pencurian di counter Excell Cell beralamat di jl. Letjen Suprapto, no. 28, Kelurahan Burengan, Rt. 03, Rw. 07, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, sekitar pukul 06.00 wib, Rabu (11/11).

Pemilik Counter bernama Rony Soenjoto (48) dan istrinya Julita (41), kehilangan dua buah handphone lain merk dan mengalami kerugian barang sekitar 12 juta rupiah.

Para pelaku dalam menjalankan asksinya tidak sendirian melainkan ada empat orang, dua orang masuk toko, dibantu dua temannya yang mengawasi keadaan sekitar. Beny Romadhon (19), dan Nanda Wuri Priyo Utomo (20) berperan masuk Counter melancarkan aksi.

Sedangkan Anhari Syahdi Firdaus (22), dan Rilan (sekarang masih jadi buronan), berperan untuk mengawasi keadaan sekitar. Ketiga pelaku selain Rilan berasal dari luar jawa sedangkan Rilan warga Kelurahan Burengan.

Mendapati adanya laporan pencurian di wilayah hukum Polsek Pesantren, tim unit Reskrim Sektor Pesantren melakukan serangkaian proses penyelidikan, kemudian mendapati ciri-ciri yang diduga pelaku.

Proses penyelidikan membuahkan hasil, pada hari Kamis (19/11), sekitar pukul 23.45 wib. Anhari dibekuk tim anggota Satreskrim Polsek Pesantren di seputaran Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Setelah diinterogasi ternyata benar pelaku menggunakan handphone yang diambil dari Counter Rony. Pelaku juga menerangkan jika saat melakukan perbuatan tersebut bersama tiga orang lainnya.

Kasubaghumas Polres Kediri Kota AKP Kamsudi mengatakan, pada hari Senin (23/11), sekitar pukul 19.00 Wib dilakukan penangkapan ketiga pelaku saat ngopi di Cafe Imara Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren beserta barang bukti.

“Ketiga pelaku diamankan di Cafe Imara saat nongkrong, namun satu pelaku masih dalam pencarian,” ungkap AKP Kamsudi.

Ditambahkan AKP Kamsudi, setelah diintrograsi ketiga pelaku mengaku menjual handphone curian kepada Trimo Atmojo (19), dan Malindo (24). Setelah diketahui keberadaan penadah barang curian tersebut, anggota Satreskrim menangkap keduanya.

“Armojo dan Malindo selaku penadah barang hasil curian (handphone) beserta barang bukti diamankan di Polsek Pesantren guna proses lebih lanjut. Pelaku dijerat pasal 363 KUHP dan penadahnya dijerat pasal 480 KUHP,” Tutup AKP Kamsudi. (pRiez)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE