Sosialisasi BIMTEK Dinas Perdagangan Kota Malang.

0
51

Malang,Sigap88-Dengan perkembangan tehnologi yg cukup signifikan era globalisi ini maka dinas perdagangan kota malang mengadakan sosialisai Bimbingan teknis pembinaan pengelolaan pasar rakyat yg memenuhi standart nasional yang rerkutib dalam uu no.7 tahun 2014, pasal 12 ayat (1).

acara yang diadakan di hotel rigent 25/10. di hadiri oleh perwakilan pedagang sekota malang, bri dan juga dari kementrian perdagangan ini untuk mensosialisakan program pemerintah.

salahsatu dari program ini adalah pasar oro oro dowo,dimana pasar oro oro dowo merupakan satu satunya pasar yang ada di jawa timur yang berkesempatan memperoleh pendampingan untuk mendapatkan SNI(standard Nasional Indonesia)sementara diseluruh indonesia sudah 10 yang mendapatkan SNI ,diantaranya:

1.DKI jakarta.
pasar pondok indah (sucofindo). pasar cibubur (TUV Rhenland).
pasar manggis (PPMB).
Pasar glodok (Sucofindo)
pasar pesanggrahan (sucofindo)
pasar enjo (sucofindo)
pasar koja baru (sucofindo)
pasar baru (sucofindo)

2. Jawa barat.
pasar sukatani Depok (PPMB)
3. jawa tengah.
pasar legi parakan.

Di tempat yang sama,bapak Binsar dari kementrian perdagangan saat di temui sigap88.com mengatakan bukan hal yang mudah untuk mendapatkan SNI,dilapangan tentunya banyak hambatan hambatan untuk menerapkan SNI pasar rakyat khususnya.

salah satunya pengelola pasar,pengelola pasar masih kurang memahami maksud dan tujuan penerapan SNI pasar rakyat,selain itu pengelola tidak menjalankan SOP yang ada.seperti bangunan pasar udah tua atau lama mana bangunan yang tidak terurus dan tidak memiliki kelengkapan sarana dan prasarana yang sesuai SNI pasar rakyat,kekurangan itu sebenarnya ada Kurangnya pada dukungan dari PD pasar/ dinas terkait.

Dikesempatan yang sama eko syah dari dinas perdagangan kota malang mengatakan kedepannya pedagang akan diberikan legalitas. sehingga para pedagang menjadi resmi antara buku pedagang dan kartu pedagan akan sama sesuai identitas masing masing.

sementara itu dari pihak bank bri cabang kawi bapak ketut mengatakan: BRI siap untuk membantu kebutuhan para pedagang tentunya dengan prosedur prosedur yg telah ditentukan oleh pihak bank. apalagi saat sekarang ada program kredit usaha rakyat (kur) tentunya progman itu sangat membantu para pedagang. disamping itu menurut bapak ketut bri siap memberikan pelatihan pelatihan kepada para pedagan sesuai dengan keahlianya masing masing. (Thur)

Komentar
Content Protection by DMCA.com