Silaturahmi ke Pesantren Persis, Kapolres Pasuruan Kenalkan Probiotik

55

Pasuruan, Sigap88 – Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H, terus menggiatkan silaturahmi. Kali ini, Kapolres pasuruan bersilaturahmi ke Pimpinan Pondok Pesantren persis, yang di sambut langsung oleh Pimp. Ponpes Persis Ust. Hefzi Ghazie (Mudir), Di kelurahan Pogar, kecamatan Bangil kabupaten Pasuruan, Kamis. (3/10/2020).

Dalam lawatannya ke Pondok Pesantren (Ponpes) Persis, Kapolres menuturkan bahwa, Kunjungan ini dalam rangka menyetujui silaturahim antara Polres Pasuruan dengan pondok pesantren.

Hadir dalam kunjungan itu, Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K, S.H, M.H., Kasat Intelkam Polres Pasuruan IPTU Diki Rinal Ariski Dwi Putra, S.I.K, M.Si., Pimp. Ponpes Persis Ust. Hefzi Ghazie (Mudir)., Ketua Pendidik Ust. Imam Mudzakir, Ust.Baha’udin (wakil Mudir 1), Kepala Aliyah Ust. Bambang Priono (wakil Mudir 2)., Ketua Alumni Ust. Nadir., Ust. Su’ud Hasanudin (Wakil Mudir 3). Tidak hanya itu, pengasuh pondok pesantrenpun dan beberapa staff pengajar pun tampak menyambut Kapolres Pasuruan.

“Kegiatan ini dalam rangka giat silaturohmi dengan Pimpinan dan Pengasuh Ponpes serta para santri, dengan maksud tujuan untuk mempererat serta menjalin kemitraan antara Polri dan para tokoh agama dalam membantu Pengasuh Ponpes-ponpes yang ingin membuat layanan yang kondusif,” Tandas Kapolres.

Tidak hanya itu, Kapolres juga Membahas sejarah pendiri Pondok Pesantren Persis Bangil, terutama di wilayah hukum Polres Pasuruan.

Dikatakan Rofiq, melalui pertemuan dan silaturahmi ini, dapat saling bertukar informasi dan menyamakan persepsi dalam menyikapi perkembangan yang terjadi serta dengan adanya pondok pesantren akan membentuk moralitas bangsa.

“Pondok pesantren sangat punya peran besar dalam mempersatukan peran para ulama dengan pejabat guna membantu menyampaikan kepada masyarakat. Tidak hanya itu saja. Kapolres juga mensosialisasikan Program-program Kapolres Pasuruan terkait penanganan Covid-19 diwilayah Kab Pasuruan.” Katanya.

Ia menambahkan, Bahwa. Mencoba produk lokal yang bernama Sari buah hasil karya Prof. Sukardi, kita sendiri juga sudah berjalan selama 4 bulan ini, dan sudah dipraktekkan di 3 (tiga) tempat isolasi oleh Tim Gugus tugas penanganan Covid-19 Kab Pasuruan, yang mana pasien Covid-19 sembuh setelah selama 3 hari mengkomusi Probiotik.

“Dalam suasana akrab, menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat. Pihaknya berharap, para pimpinan pondok pesantren dan santri bersama-sama ikut meminta menjaga keamanan lingkungan.” Tegasnya (And)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE