Setelah Proyek Jalan Airlangga, Ketum Lsm Gempar Akan Klarifikasi Proyek Jalan Hasanudin

0
174
Foto: Alimuddin Ketua Umum Lsm Gempar

Pasuruan, Sigap88 – Menindaklanjuti terkait dengan surat klarifikasi yang dilayangkan oleh Ketua Umum Lsm Gerakan Masyarakat Peduli Reformasi (Gempar) pada pekan lalu, hari ini Kamis (25/10/18), Alimuddin menerima surat balasan yang bersifat resmi dari Dinas PUPR Kota Pasuruan.

Dengan adanya balasan surat dari Dinas PUPR dengan Nomer : 600/121268-1/423.108/2018 tentang penjelasan pemasangan U- Ditch pekerjaan peningkatan jalan Airlangga, Ketua Gempar, Alimuddin sangat mengapresiasi dengan jawaban surat yang diterimanya.

“Saya sangat mengapresiasi dengan jawaban dari Dinas PUPR melalui surat resmi yang telah tertera di isi surat itu, terlebih isi surat di point 4 dan 5,” kata Alimuddin, Kamis (25/10/18).

Diketahui bahwa diisi surat yang terlampir dari Dinas PUPR, yang ditandatangani oleh Yudhie Adhi selaku Plh, yang juga menjabat sebagai Kepala Badan penanaman modal dan pelayanan perizinan terpadu (BPM-P2T).

Dikutip dari surat jawaban dari pihak dinas, dalam hal diatas, rekanan dan konsultan pengawas sudah kami berikan peringatan secara tertulis, serta untuk rekanan bersedia melaksanakan perbaikan proses pengiriman berdasarkan umur beton serta membersihkan U- Ditch yang retak. Apabila kejadian serupa terulang kembali, maka Dinas akan menindak dengan mengetes ulang dan mengganti dengan produk lain.

Tidak hanya proyek Jalan Airlangga, Alimuddin juga akan melakukan klarifikasi terhadap Proyek Peningkatan Jalan Hasanudin yang juga dianggarkan dari dana alokasi khusus (DAK) yang menelan anggaran sekitar 18,6 miliar rupiah, yang dikerjakan oleh PT. Bangun Kontruksi Persada, hal itu dikatakan setelah pihaknya (Alimuddin- Red) menerima surat balasan dari Dinas PUPR kota Pasuruan.

“Dalam waktu dekat, kami akan melakukan klarifikasi melalui surat resmi terhadap Dinas terkait, sehubungan dengan temuan yang sudah kita kumpulkan terkait pekerjaan proyek di Jalan Hasanudin,” jelas Alimuddin.

Menurut Alimuddin, proyek-proyek yang tergolong mega proyek itu seperti proyek jalan Airlangga dan Hasanuddin patut untuk dikawal, “proyek peningkatan jalan Airlangga dan Hasanudin itu tergolong mega proyek, Lsm Gempar harus mengawal sampai pekerjaan itu selesai,” kata Alimudin.

Alimuddin juga menjelaskan terkait dengan surat klarifikasi terhadap pekerjaan proyek jalan Hasanudin ini, akan diberi tembusan kepada Kejari kota Pasuruan, (TP4D), Inspektorat dan Wawali kota Pasuruan selaku Plt Walikota Pasuruan, Jawa Timur. (Gun)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE