Satreskrim Polresta Sidoarjo Ringkus Komplotan Begal Sadis

101

Satu pelaku masuk Dpo

Sidoarjo | SIGAP88 – Komplotan begal sadis di Sidoarjo yang ketika beraksi tidak segan melukai korbannya, berhasil diringkus Satreskrim Polresta Sidoarjo.

Dari penangkapan itu, polisi berhasil menangkap sembilan orang, antara lain Rahmat Maulana (18) Warga Tebel Barat, Sidoarjo; Givril Fardan Abdullah (23) Warga Jl Lokomotif Gedangan; Zainul Abidin (24) Warga Kediri yang kos di Jalan Seruni, Gedangan; Azriya Aji Wibowo (18) Desa Seruni, Gedangan.

Serta ada Ahmad Faridzotur Roikhan (18), Dekris Guruh Kurnia (22), dan Raju Maulana (17), ketiganya warga Desa Keboansikep, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo.

Satu pelaku yang masih dalam pengejaran berinisial IW. Sedangkan dua penadah yang juga tertangkap adalah Jeris Prasesan (25) warga Simorukun, Surabaya; dan Chairil Achmed (49) asal Simogunung Kramat Timur, Surabaya.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, mengatakan saat rilis kasus begal tersebut bahwa pelaku melancarkan aksinya terakhir dialami korban Arif Fauzan bersama Candra Pratama, pertengahan April 2020 lalu di Jalan KH Ali Mas’ud, sekitaran Museum Mpu Tantular, Sidoarjo.

Saat itu, kata Sumardji, kedua korban berboncengan, melintas di jalan tersebut pukul 00.30 WIB menuju pulang ke rumahnya. Kemudian di Jalan KH. Ali Mas’ud, ia dihadang delapan orang pelaku begal mengendarai empat unit motor matic.

“Kemudian kedua korban dikeroyok oleh delapan pelaku. Hingga akhirnya motor matic milik korban dirampas dan dibawa kabur pelaku.” ungkapnya, Jumat (8/5/2020) di Mapolresta Sidoarjo

Sumardji menambahkan, akibat pengeroyokan ini, korban mengalami luka di bagian kepala akibat dipukul dengan benda tumpul

Lebih lanjut Sumardji menambahkan, bahwa satu diantara komplotan begal tersebut adalah Givril Fardan Abdullah, residivis yang pernah mendapatkan asimilasi pada 10 Maret 2020 lalu, terkait dengan perkara Pencurian dengan Kekerasan (curas) yang terjadi di sekitar Museum Mpu Tantular Kab Sidoarjo tahun 2018.

Terhadap para pelaku begal dikenakan perkara 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Sementara kedua pelaku yang berprofesi sebagai penadah dikenakan ancaman hukuman 4 tahun penjara, sesuai dengan pasal 480 KUHP.

Dalam kesempatan ini, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji menghimbau kepada masyarakat untuk senantiasa waspada dan berhati-hati saat berkendara.

“Meskipun polisi sudah berpatroli di titik-titik rawan. Kepada masyarakat dihimbau jangan keluar malam, serta jangan melintas di jalan raya yang kondisinya sepi. Di tengah pandemi Covid-19 saat ini lebih baiknya tetap di rumah saja,” himbaunya.(Don/Res)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE