Satreskrim Polres Kediri Bekuk 3 Bandit Asal Bengkulu

44

KEDIRI, SIGAP88 – Berawal dari laporan Anis Nurhayati (42) selaku korban perampokan warga Dusun Prambatan, Desa Padangan, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, Jumat (6/11). Satreskrim Polres Kediri berhasil membekuk komplotan bandit asal Bengkulu.

Diterangkan Kasatreskrim AKP Gilang Akbar, kronologi kejadian korban mengambil uang sebesar Rp 185 juta di salah satu Bank yang ada di wilayah Kecamatan Pare. Korban datang ke Bank mengendarai mobil Honda Jazz warna hijau muda.

Setelah itu korban pulang kerumah, selesai memarkir mobilnya di garasi tiba-tiba ada orang merebut tasnya, pelaku memakai jemper warna abu-abu dengan penutup muka (masker). Bahkan korban dengan pelaku sempat terjadi tarik menarik hingga akhirnya korban terjatuh.

“Saat itu korban sendirian mengendarai Mobil Honda Jazz Hijau, uang yang diambil di Bank sebesar Rp 185 juta. Setiba dirumah memarkir kendaraannya di garasi. Saat keluar dari mobil korban spontan kaget karena dihampiri seorang laki-laki dan langsung merebut tas yang dibawa korban,” terang Kasatreskrim, Minggu (8/11/2020).

Setelah mendapati laporan Anis Nurhayati, anggota Resmob langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil olah TKP ditemukan ban belakang sebelah kanan gembos akibat paku payung. Pelaku yang berhasil merampok uang korban berhasil diringkus di Terminal Bus Kota Kediri hendak pulang ke Bengkulu.

AKP Gilang menambahkan, sempat terjadi perlawanan terhadap petugas, akhirnya petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan ketiga pelaku dengan menembak kakinya.

“Pada saat penyergapan ketiga pelaku sempat melawan, lalu petugas melumpuhkan dengan menembak kaki pelaku,” jelasnya.

Masih kata AKP Gilang, dari hasil introgasi terhadap para pelaku mengakui telah melakukan kejahatan dibeberapa TKP wilayah Kabupaten Kediri, Kediri Kota, Blitar, Trenggalek dan Tulungagung. Komplotan bandit ini spesialis merapok uang nasabah Bank.

“Dalam melakukan aksinya, masing-masing pelaku mempunyai peran penting dan membagi tugas. Satu masuk di Bank berpura-pura menjadi nasabah untuk mengintai sasaran, satu mengawasi di luar dan satunya membuntuti korban,” pungkas AKP Gilang Akbar.

Ketiga pelaku asal Bengkulu itu ialah Edo Fradisa (24) warga Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Sindang Kelinci, Dion Feri Saputra (30) Dusun II Desa Bengko, Kecamatan Sindang Dataran dan Joni (31) Desa IV Suku Menanti, Kecamatan Sindang Dataran, Kabupaten Rejang Lebong. (pRiez)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE