Resmi, KPK Tetapkan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Tersangka Suap Proyek Infrastruktur

KPK menyita barang bukti uang senilai Rp1,8 miliar

7869

Jakarta | SIGAP88 РKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan secara resmi enam tersangka dalam kasus suap Bupati Sidoarjo Saiful Ilah.

Wakil Ketua KPK Alexander Mawarta menyatakan keenamnya berperan sebagai penerima dan pemberi suap.

“KPK menyimpulkan adanya dugaan Tindak Pidana Korupsi menerima hadiah atau terkait proyek infrastruktur di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur,” ucap Alexander saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu malam, 8 Januari 2020.

Alexander menyebut, empat orang disinyalir sebagai penerima suap terdiri dari Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Kadis PU dan BMSD Sidoarjo Sunarti Setyaningsih, PPK Dinas PU dan BMSD Sidoarjo Judi Tetrahastoto, Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Sanadjihitu Sangadji, serta Ibnu Ghopur, dan Totok Sumedi, pihak swasta.

Sementara dua orang pemberi suap berasal dari pihak swasta bernama Ibnu Ghopur dan Totok Sumedi.

Baca Juga : Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Ditangkap KPK

Empat penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara pemberi suap diduga melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP

Penetapan tersangka itu dilakukan usai komisi antirasuah tersebut melakukan gelar perkara dan pemeriksaan atas Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Sidoarjo pada Selasa (7/1/2020) kemarin.

Saiful Illah Tersangka Korupsi Proyek di Sidoarjo

Diketahui, dalam OTT yang digelar Selasa (7/1/2020) kemarin, KPK mengamankan 11 orang serta turut mengamankan uang sebesar Rp 1.813.300.000.

‚ÄúKPK akan mendalami lebih lanjut terkait dengan hubungan barang bukti uang dalam perkara ini,‚ÄĚ tukas Alex.

Komisi antirasuah ini pun masih melakukan pendalaman terhadap barang bukti yang diamankan tersebut.

“Perkara ini merupakan kasus suap yang terkait dengan proyek infrastruktur yang awalnya diharapkan dapat dinikmati oleh masyarakat, namun justru dijadikan bancakan korupsi,” jelas dia.(Han/Red/NET)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE