Rehab Pecandu Narkoba, Ketua DPRD Apresiasi Polres Sumenep

18

Sumenep | Sigap88 – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep Abdul Hamid Ali Munir menegaskan, Kabupaten Sumenep merupakan wilayah yang kultur masyarakatnya adalah Agamis dan Karaton.

“Pemberantasan Narkoba di kabupaten Sumenep harus dilakukan secara masiv oleh penegak hukum dan semua elemen masyarakat,” kata Ketua DPRD Sumenep Abdul Hamid.

Sampai saat ini kata Hamid, kasus Narkoba yang berhasil di ungkap oleh penegak hukum hampir seratus kasus dengan tersangka lebih dari seratus orang dalam hampir satu tahun. Hal itu sangat memprihatinkan sehingga diperlukan kerjasama semua pihak untuk memberantas peredaran dan penyalah guna Narkoba

“Kami sangat mengapresiasi dengan program Kampung tangguh Narkoba yang di inisiasi oleh Kapolres Sumenep,” terangnya.

Dengan adanya Kampung Tangguh Narkoba, masyarakat bisa terlibat langsung dalam pemberantasan Narkoba dan memberikan edukasi kepada masyarakat lainnya mengenai bahaya Narkoba.

“Kunci sukses pemberantasan Narkoba adalah kerja sama yang baik semua elemen masyarakat dan pihak orang tua lebih ketat mengawasi putra putrinya dalam setiap pergaulan, sehingga para generasi muda akan terhindar dari penggunaan Narkoba,” tuturnya.

Bahkan, kami apresiatif sekali kepada Kapolres Sumenep AKBP Darman yang telah memberikan kesempatan kepada pecandu Narkoba untuk dilakukan rehabilitasi. “Rehabilitasi para pecandu Narkoba yang dilakukan oleh Polres Sumenep berdampak positif bagi Pecandu Narkoba,” terangnya.

“Selama ini pecandu Narkoba yang telah di rehab sudah mulai membaik dan anak yang masih di dalam pendidikan akan tetap menjalankan pendidikannya Pondok pesantren,” imbuhnya.

Kami berharap, kepada semua pihak harus selalu berkolaborasi dengan pihak berwajib dalam pemberantasan Narkoba. “Semoga dengan kebersamaan pemberantasan Narkoba di kabupaten Sumenep terlaksana dengan baik dan Kabupaten Sumenep kembali kepada jiwa pesantren dan Karaton,” imbuhnya. (Ain)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE