Puskesmas Ambunten Ajak Masyarakat, Berantas Nyamuk DB

141

Sumenep | Sigap88 – Demi mengantisipasi penyebaran penyakit menular seperti Demam berdarah pada saat musim penghujan Puskesmas Ambunten membuat program Gelora bersama (Gerakan lintas sektor Memberantas sarang nyamuk Demam berdarah).

“Kami melakukan inovasi Gelora bersama sejak tahun 2018 untuk menanggulangi virus Demam berdarah, dengan cara Berantas Sarang Nyamuk (BSN),” kata Kepala Puskesmas dr Hj Ariyanis Asdyahati. M. Kes. Senin (21/12).

Pihak kami kata Kapus Hj Anis bekerja sama dengan Forpimka dan masyarakat untuk memberikan contoh kepada masyarakat dalam pencegahan virus DHF. “Dengue haemorrhagic fever/DHF adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue manifestasi klinis demam, nyeri otot atau nyeri sendi yang disertai leukopenia, ruam, limfadenopati, trombositopenia dan ditesis hemoragik,” terangnya.

“Kami melakukan edukasi kepada masyarakat dengan memberikan contoh penerapan 3M (menguras, menutup dan mengubur barang bekas yang menjadi sarang nyamuk Aedes Aegypty ,” jelasnya.

Selain itu, peran serta tim Jumantik (Juru pemantau Jentik) dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar supaya jentik nyamuk Aedes Aegypti bisa terdeteksi secara dini.

“Tugas Jumantik adalah meneliti adanya jentik Aedes Aegypti yang berada di wilayah sekitar sehingga, apabila ada jentik akan di berikan pemberantasan dengan menabur bubuk Abate,” terangnya.

Lanjut dr Anis, wilayah Kecamatan Ambunten mempunyai beberapa Pondok pesantren maka, peran efektif pengasuh Pondok pesantren sangat besar dalam memberikan dorongan kepada Santri agar selalu menjaga lingkungan yang bersih dengan efektif kerja bakti membersihkan penampungan air dengan selalu menguras bak mandi.

“Keberadaan perawat di lingkungan pesantren sangat efektif memberikan edukasi dan mengontrol langsung kebersihan dan kesehatan para penghuni pesantren,” ungkapnya.

Sementara, pelayanan kesehatan kepada masyarakat pihaknya juga mengadakan Kesling (Kesehatan keliling). “Kami mempunyai klinik sanitasi untuk memberikan edukasi kepada pihak keluarga pasien yang terkena penyakit diare,” paparnya.

“Kami ajak semua masyarakat Kecamatan Ambunten untuk selalu disiplin menjaga lingkungan bersih dan menjaga imunitas tubuh agar terhindar dari penyakit menular,” pungkasnya. (Roby)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE