Puluhan Massa Aksi Demo BEM Unira Datangi Kantor DPRD Pamekasan

29

Pamekasan | Sigap88 – Puluhan Massa aksi demo Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Madura (BEM Unira) melakukan aksi damai di Gedung DPRD Kabupaten Pamekasan jawa timur, Kamis (16/7/2020).

Tuntutan mereka adalah tolak pengesahan RUU Omnibus Law oleh DPR RI Jakarta.

Ketua BEM Unira yang juga Korlap Aksi, Affan Ashari mengatakan, pihaknya mendesak DPRD Kabupaten Pamekasan untuk menyampaikan tuntutan dan menolak pengesahan RUU Omnibus Law. Karena dinilai sangat bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2019 Pasal 5 dan 96 Atas Pembahasan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011.

“Menolak upaya sentralisasi kekuasaan melalui konsep Omnibus Law dan RUU Cipta Kerja yang mencederai semangat reformasi, meminta DPRD Kabupaten Pamekasan secara kelembagaan ikut serta menolak pengesahan RUU Omnibus Law dan menggugat agar dibatalkan,” ujar Affan Ashari.

Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, Fathorrahman sepakat untuk menolak RUU Omnibus Law yang saat ini menjadi tuntutan teman-teman mahasiswa. Sebab, tuntutan yang disampaikan oleh BEM itu merupakan suatu aspirasi yang harus disampaikan kepada DPR RI.

“Apa pun tuntutan adik-adik dari BEM Unira ini merupakan salah satu bentuk aksi peduli yang memikirkan masyarakat kecil. Oleh karena itu, saya mengajak kepada adik-adik semuanya untuk bersama-sama memberikan dukungan agar Omnibus Law tidak dilaksanakan dan tidak disahkan,” tutur Fathorrahman.

Mantan Aktivis HMI itu menegaskan, dalam waktu dekat aspirasi yang disampaikan oleh BEM Unira tersebut akan segera ditindaklanjuti. “Secepatnya, Senin ini kami sudah rancang dan Selasa akan kami kirim,” tutupnya. (Hari)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE