PT Pelindo III Gelar Buka Puasa Bersama Warga Maritim dan Anak Yatim

57

Surabaya, SIGAP88 – Momentum kebahagiaan di bulan suci Ramadhan, tidak saja menjadi khusus pribadi-pribadi Muslim, tetapi juga komunitas bahkan perusahaan.

Seperti yang dilakukan oleh PT Pelabuhan Indonesia/Pelindo III buka puasa bersama digelar bersama anak-anak yatim di halaman Kantor Pelindo III Cabang Tanjung Perak,Surabaya, Senin (28/5).

Buka puasa bersama dengan anak Yatim dari IV panti asuhan dan unsur masyarakat pelabuhan (maritim) Tanjung Perak Surabaya.

Ari Askhara, CEO PT Pelabuhan Indonesia III menyerahkan secara langsung santunan dan bantuan kepada anak dan panti asuhan.

Ada sekitar 1.500 undangan hadir dalam acara tersebut, mulai pimpinan dan pegawai PT. Pelindo III beserta anak cucu perusahaan. Juga, para pelaku bisnis di lingkungan pelabuhan Tanjung Perak Surabaya seperti Pelayaran (INSA), Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI), angkutan Darat (Organda), Forwarding/ekspedisi (ALFI), eksportir (GPEI), importir (GINSI). Acara ditutup dengan tausiyah dan doa oleh KH. Agus Ali Mashuri.

Ari Askhara, CEO Pelindo III Tanjung Perak Surabaya mengatakan, buka puasa bersama tahun ini dilaksanakan serentak di empat daerah operasi besar, yaitu Pelindo Surabaya Jatim, Semarang Jateng, Bali dan Balikpapan Kalimantan

“Untuk pertumbuhan arus kapal dalam satuan gros ton melonjak 56 persen atau dari 16,9 juta gros ton pada tahun 2017 menjadi 26,5 juta gros ton,” paparnya, Senin sore (28/5/2018).

Lanjut Ari, Arus kapal di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengalami pertumbuhan sebesar 39 persen. Sesuai dengan catatan PT Pelindo III untuk triwulan I/2018, yang awalnya dari 2.375 unit tahun 2017, saat ini meningkat menjadi 3.297 unit di tahun 2018.

Para undangan yang hadir dalam acara buka puasa bersama di halaman kantor Pelindo III Cabang Tanjung Perak Surabaya

Sedangkan arus peti kemas dalam satuan boks di Pelabuhan Tanjung Perak meningkat dari 126.693 boks atau setara 140.361 TEUs menjadi 138.603 boks atau setara 152.769 TEUs pada 2018, atau tumbuh sekitar 9 persen.

Sementara, arus barang dalam satuan ton hanya terealisasi sebesar 2,7 juta ton, atau 85 persen dari target proyeksi yang sebesar 3,2 juta ton. Hal ini karena bongkar muat food grain (bahan makanan curah) yang kini dipindah ke Terminal Teluk Lamong (TTL).

Pelindo III telah membangun fasilitas silo khusus untuk food feed grain di TTL agar lebih bersih dan efektif, agar ke depannya bisa memacu pertumbuhan ekonomi negara. Sebab kinerja pelabuhan dianggap sebagai simpul penting distribusi barang dalam rantai pasok perdagangan.(Han/HMS)

Jika ada pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan silahkan menggunakan Hak Koreksi & Hak Jawab Via Email : redaksi@sigap88.com atau WA 0838 3025 3823 dan Telp 081 249 484 666 Sesuai UU No. 40/1999 Pasal 5 Tentang PERS