Polsek Sapeken Berhasil Ungkap Kasus Illegal Logging

268

Sumenep | Sigap88 – Polsek Sapeken berhasil ungkap kasus Illegal Logging terhadap tersangka inisial M (46) dengan alamat Dusun Pajan barat, Desa Sepanjang, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura.

Penangkapan terhadap tersangka M atas dasar 1. Laporan polisi, nomor : LP-B/21/VI/RES. 5.6/2020/Jatim/Res Smp/Sek spkn, tgl 22 Juni 2020.
2. Sp-sidik/11/VI/2020/Polsek, tgl 24 Juni 2020.
3. Sp-Kap/13/VI/2020/Polsek, tgl 25 Juni 2020.
4. Sp-han/13/VI/2020/Polsek tgl 26 Juni 2020. TMT tgl 26 Juni 2020 s/d tgl 15 Juli 2020.

Menurut keterangan dari Kapolsek Sapeken Iptu Karsono melalui Ps. Kanit Reskrim Polsek Sapeken Aiptu Santoso, SH menyampaikan, penangkapan terhadap tersangka M di kawasan perhutani Sepanjang.

“Tersangka M berhasil ditangkap dikawasan hutan sepanjang pada hari Kamis 25/6/2020,” kata Santoso Jum’at (26/6/2020).

Dijelaskan oleh Ps Kanit Reskrim Polsek Sapeken bahwa, tersangka melakukan aksinya dengan cara menebang pohon jati milik Perhutani.

“Tersangka melakukan tindak pidana penebangan pohon jati di kawasan perhutani tanpa izin, sebagaimana dimaksud dalam pasal 82 ayat (1) huruf b dan c Jo pasal 12 ayat (1) huruf b dan c UU RI No. 18 th 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan,” teranngnya.

Diketahui pula, tersangka merupakan TO yang sudah lama menjadi incaran petugas Kepolisian Karena beberapa kali melakukan penebangan atau pencurian kayu di kawasan hutan Negara BKPK (Balai Kesatuan Pemangku Hutan) Sepanjang Kecamatan setempat.

Bahkan, dengan tindakan yang dilakukan oleh tersangka M akan mengakibatkan rusaknya hutan, juga akan berakibat terhadap kelangsungan hewan yang ada di hutan.

“Illegal logging akan menyebabkan terjadinya banjir, longsor, erosi dan mengancam kepunahan satwa yang ada di hutan,” jelasnya.

Kini tersangka M diamankan di Mapolsek Sapeken untuk dilakukan penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut. (Roby)

Editor : Tim SIGAP88
sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE