Polrestabes Surabaya Tembak Mati Gembong Curanmor

0
4220

Serang Petugas Dengan Celurit

SURABAYA, SIGAP88 – Petualangan gembong pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) warga Jalan Sidotopo Sekolahan Gang XI  Surabaya bernama Sura’i tewas ditangan petugas Unit Reserse mobil (Resmob) Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Pasalnya, pria asal Madura ini saat mau ditangkap berusaha menyerang petugas dengan menggunakan sebilah senjata tajam jenis Clurit.

Tak mau ambil resiko karena dinilai membahayakan keselamatan petugas, polisi akhirnya mengeluarkan tembakan.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran saat gelar konferensi pers mengatakan, penangkapan spesialis curanmor ini bermula polisi mendapatkan laporan dari masyarakat tentang adanya pencurian kendaraan bermotor di jalan Barata Jaya Surabaya.

Kemudian Tim Resmob langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.

Polisi yang sudah mendapatkan laporan tentang ciri ciri pelakunya, kemudian membuntuti pelaku dari belakang.

Ketika saat mau ditangkap, pria 39 itu menyerang petugas dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Terpaksa kami memberikan tindakan tegas dan terukur dengan memberikan tembakan peringatan.

Namun pelaku tidak menggubris dan malah menyerang petugas dengan senjata tersebut, karena membahayakan nyawa petugas. “Akhirnya kami mengambil tindakan tegas dengan menembak mati pelaku, Ujar Sudamiran, di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (21/06/2019).

Lebih lanjut Sudamiran menjelaskan, sebelum melakukan tindakan tegas terhadap pelaku, kami memberikan tembakan peringatan namun pelaku tetap mengabaikannya.

Pelaku malah membabi buta mengayunkan senjata tajamnya kepada petugas. Akhirnya pelaku diberi tindakan tegas dengan tembakan tepat dibagian kaki kanannya,” ujar Sudamiran.

Residivis Curanmor Terbujur Kaku di Kamar Mayat RSUD dr Soetomo

Masih kata Sudamiran, meskipun telah ditembak dibagian dikaki kanannya, pelaku terus menyerang petugas. Akhirnya polisi mengeluarkan peluru dan bersarang dibagian dada kirinya.

Setelah berhasil dilumpuhkan dengan tembakan terukur, kami masih berusaha memberikan pertolongan terhadap pelaku.

“Namun nyawanya tidak dapat ditolong dan menghembuskan nafas terakhirnya saat perjalanan menuju ke rumah sakit,” Kata Sudamiran.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa 7 sepeda motor matic, 2 senjata tajam jenis pisau dan celurit, 6 buah kunci palsu bentuk T.

3 buah kunci L, 3 buah gerindra, 15 buah helm, 1 buah alat penghisap sabu, 1 butir ineks, 10 handphone, 3 plat nomor palsu, 10 buah anak kunci motor, dan 2 buah gembok,”pungkasnya. (Conk/bib)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE