Polrestabes Surabaya Grebek Panti Pijat ‘Plus-Plus’ Bu Mamik

0
539
Para terapis pijat plus plus Bu Mamik saat di Mapolrestabes Surabaya

Surabaya, SIGAP88 – Puluhan wanita muda cantik digiring ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Surabaya.

Mereka diduga melayani pijat plus-plus (seksual) terselubung. Dipanti pijat kebugaran Bu Mamik yang berada di kawasan Ruko Barata Jaya 59 Blok B-16 Surabaya.

Dalam penggerebekan itu, Petugas kepolisian mendapati 14 tenaga terapis sedang melayani tamu dan 3 terapis lainnya menunggu tamu dengan memasang tarif sekitar 100 hingga 500 ribu rupiah.

Dalam keterangan rilisnya, Kanit PPA AKP Ruth mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan telah menetapkan satu orang tersangka berinisial KA, yang diketahui sebagai pemilik sekaligus pengelola panti pijat kebugaran Bu Mamik.

“Kami menetapkan satu tersangka perempuan berinisial KA (59) warga Surabaya,” Ujar AKP Ruth

Ruth menambahkan juga bahwa panti pijat ini telah beroperasi sejak 20 tahun lalu dan ditemukan menyediakan layanan plus-plus seksual prostitusi terselubung.

“Selain mengamankan satu tersangka, dari hasil penggerebekan unit PPA Polrestabes Surabaya juga menemukan barang bukti kondom, uang tunai Rp 1.400.000, buku tamu, tisu basah serta lotion,” kata dia. Rabu, (19/09)

Dihadapan petugas, pengakuan tersangka KA mengaku, dirinya tidak tahu kalau para terapisnya saat proses pemijatan juga melayani plus-plus (seksual) terhadap para tamu.

“Saya tidak tahu, kalau para terapis kami juga layani seksual, tahunya saat ada penggerebekan,” aku KA dihadapan wartawan

Dalam kasus ini, KA warga surabaya ditetapkan menjadi tersangka ini terancam pidana dijerat Pasal 2 UU RI Nomor 21 tahun 2007 tentang PTPPO dan atau Pasal 296 dan 506 KUHP(Don/Kul)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE