Polrestabes Surabaya Bekuk 290 Pelaku Kriminal

0
69
290 Para Pelaku Kejahatan

11 Hari Operasi Sikat Semeru 2018

SURABAYA, SIGAP88 – Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya (Polrestabes Surabaya) berhasil mengungkap 275 kasus dan mengamankan 290 pelaku kejahatan dalam Operasi Sikat Semeru 2018 yang digelar selama 11 hari, dimulai tanggal 5-16 September 2018

Dalam konferensi pers, Selasa 18 September 2018, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan, pada hasil ungkap kali ini, kasus 3C masih mendominasi tindak kejahatan yang terjadi di Surabaya.

Dari data kepolisian, tercatat ada 126 kasus curat, 84 kasus curas, dan 46 kasus curanmor.

Modus yang dilakukan oleh pelaku juga sangat beragam. Mulai dari merusak gembok, merampas barang korban, dan merusak kunci.

Bahkan, sebagian pelaku juga kerap membawa senjata tajam untuk mengancam korbannya hingga melakukan penganiayaan.

“Operasi ini kami lakukan menjelang Operasi Mantab Brata Semeru 2018. Ada ratusan perkara yang berhasil diungkap dengan jumlah tersangkanya sekitar 290 tersangka” papar Kapolrestabes Surabaya

Mantan, Kapolres Metro Bekasi Kota ini menjelaskan, hasil tangkapan yang digelar Polrestabes Surabaya ini bersama polsek jajaran.

“Yang paling dominan masih kejahatan jalanan,” terangnya

Dijelaskan Rudi, selain kasus 3C, pihaknya juga mengungkap kasus senjata tajam atau senjata api serta premanisme.

Dari kasus sajam dan senpi, polisi berhasil mengungkap 17 kasus dengan barang bukti 7 pisau dan 7 air soft gun.

“Barang bukti itu seringkali digunakan oleh pelaku untuk mengancam dan membacok korbannya, pada kasus 3C, perampokan dan premanisme.” Ungkap pria dengan melati tiga dipundak ini

Masih kata dia, sedangkan pada kasus premanisme, polisi menemukan dua kasus yang melibatkan empat orang pelaku. Mereka juga sering mengancam korbannya hingga nekat mengeroyok korban, apabila tidak menuruti kemauan pelaku.

“Barang bukti yang berhasil disita dari para pelaku antara lain, 2 unit mobil, 31 unit sepeda motor, 32 unit handphone, kemudian uang tunai senilai Rp 22.732.000, serta beberapa peralatan sarana kejahatan,” kata lulusan Akpol 1993 ini

Pihaknya akan terus menggelar operasi untuk mempersempit pergerakan pelaku kejahatan dan tidak segan melakukan penegakan hukum(Don/Bib)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE