Polres Sumenep Serahkan Rokok Ilegal Kepada Bea Cukai Madura

0
368

Hasil Operasi Gabungan Polsek Jajaran

Sumenep | SIGAP88 – Sebanyak 77 bal atau 780 pres rokok tanpa pita Cukai atau ilegal berhasil disita oleh Polres Sumenep, Madura, Jawa timur.

780 pres rokok tanpa Bea Cukai tersebut hasil operasi gabungan Polsek Lenteng, Polsek Ganding, Polsek Guluk Guluk yang dipimpin oleh Kapolsek Lenteng AKP Jawali.

Hal itu, disampaikan oleh Kapolres Sumenep AKBP Muslimin, S.Ik saat prees Reliase bahwa, dari Operasi gabungan 3 Polsek, Polres Sumenep pada 3 Agustus 2019 sekira pukul 22.00 wib mengamankan pengendara Mobil Avanza yang bernama Farid, warga desa bekeong kecamatan Ganding Kabupaten Setempat, yang kedapatan membawa rokok ilegal.

“Sebanyak 780 pres rokok ilegal merek Dalill dan Grand Mex berhasil diamankan oleh 3 polsek dan di serahkan kepada Satreskrim Polres Sumenep,” ungkap Kapolres Muslimin.

Menurutnya, Farid sang pemilik rokok yang tanpa Cukai telah melanggar Pasal 54 atau 56 UU Nomer 39 tahun 2007 tentang oerubahan terhadap UU Nomer 11 tahun 1995 tentang cukai. “Ancaman hukuman paling singkat 1 tahun dan paling cepat 5 tahun, atau denda paling sedikit 2 kali biaya cukai dan paling banyak 10 kali biaya cukai yang harus di bayar,” jelasnya.

“Barang bukti berupa rokok ilegal akan di serah terimakan kepada Bea Cukai Madura untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Kantor Bea Cukai Madura Solehudin menyampaikan, demi mengurangi dan memberantas peredaran rokok tanpa cukai harus dilakukan sosialisasi kepada masyarakat atau pelaku bisnis.

“Selain melakukan sosialisasi, kita melakukan operasi pasar,” jelasnya.

Sejauh ini pihaknya menurut Solehudin, telah melakukan 2 penyidikan, yang pertama sudah di vonis I tahun dan yang kedua masih P19. “Kami akan selalu bertindak tegas terhadap pelaku rokok tanpa pita cukai,” tegasnya.

Bahkan Solehudin menambahkan, diwilayah madura yang termasuk zona merah adalah Pamekasan, sedangkan di Kabupaten Sumenep pabrik rokok yang legal sebanyak 15.

“Kebanyakan alasan adanya rokok ilegal dikarenakan harganya terlalu tinggi apabila memakai Pita Cukai, sehingga kecenderungan ada yang memproduksi rokok yang tanpa cukai dikarenakan murah,” paparnya

Namun pihaknya, bertekat untuk memberantas rokok tanpa cukai dengan memberikan sosialisasi dan pendekatan secara emisional dengan para pelaku bisnis rokok. “Kami akan selalu turun ke bawah untuk memberikan sosialisasi dan melakukan operasi pasar,” tandasnya. (Ain)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE