Polres Nganjuk Sosialisasikan MRSF di Kalangan Pelajar Tingkat SMA

0
26

NGANJUK, SIGAP88 – Dengan mengambil tema “PELAJAR PELOPOR MILLENNIAL ROAD SAFETY”, Kapolres Nganjuk beserta staf dan jajarannya mensosialisasikan program baru di kepolisian yaitu MILLENNIAL ROAD SAFETY FESTIVAL bertujuan memberdayakan generasi milenial untuk mewujudkan KAMSELTIBCARLANTAS guna tercapainya tujuan ROAD SAFETY TO ZERO ACCIDENT.

Bertempat di SMAN 1 Nganjuk, Senin (29/1). Hadir tamu undangan Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman N.W, S.H, S.I.K, M.H, Kasatlantas Polres Nganjuk AKP AM Rido Ariefianto, S.I.K., Kanit Laka IPDA Sugino, Kanit Dikyasa IPDA Heri Buntoro, Kepala SMAN 1 Nganjuk Drs. H. M. ASOB, S.Pd. M.M, Kacabdisdik Prop Drs. Edi M.MPD dan seluruh siswa-siswi SMAN 1 Nganjuk.

Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman berpesan agar para pelajar generasi millenial mempunyai akhlak dan budi pekerti serta santun dalam lingkungan keluarga maupun sekolah dan dimanapun berada karena akhlak dasar utama sumber daya manusia.

“Sebagai generasi penerus cita-cita bangsa dan juga sebagai generasi milenial yang masih produktif sangat dibutuhkan dalam membangun negeri untuk semakin maju, sehingga harus memiliki pendidikan yang berbudi dan berakhlak guna menjadi dasar utama sumber daya manusia yang mumpuni”, pesan Kapolres.

Dari data angka laka lantas di wilayah hukum Polres Nganjuk kendaraan jenis sepeda motor masih menempati posisi pertama kendaraan yang banyak terlibat kecelakaan dijalan, sedangkan pelajar menempati posisi kedua dalam keterlibatan sebagai pelaku laka lantas maupun korban laka lantas, berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa disiplin para pelajar masih belum menjadi budaya dan kebiasaan walaupun sebagian sudah dinilai tertib dan disiplin saat berlalu lintas di jalan raya.

Kapolres juga memaparkan dalam pembuatan SIM baru untuk petugas pengajar tidak perlu lagi diragukan kualitasnya karena sudah memiliki kompetensi dan sertifikasi dari Korlantas Polri.

“Di Polres Nganjuk ada Program LUPS (Les Ujian Praktek Sim) dengan pengajar petugas dari Satpas Satlantas yg memiliki kompetensi dan sertifikasi dari Korlantas Polri”, jelas Kapolres.

Terakhir, Kapolres Nganjuk berharap pihak sekolah dapat berperan aktif dalam mendukung mengawasi dan memonitor kegiatan para siswa di medsos sangat diperlukan, karena 75% pengguna medsos di indonesia adalah remaja dikalangan usia sekolah, oleh karena itu kami dari pihak kepolisian Resort Nganjuk sangat berharap dukungan dari pihak sekolah untuk membantu pelaksanaan program program keselamatan dijalan tersebut, pengawasan yang seharusnya dilaksanakan oleh para guru dan para orang tua menjadi pendorong utama terwujudnya program KAMSELTIBCARLANTAS. (pRiez)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE