Pohon Tin Jadi Penunjang Ekonomi Anggota PKK Desa Rubaru

31

Sumenep | Sigap88 – Tim penilai Lomba Program 10 pokok PKK Kabupaten Sumenep, Madura saat melakukan penilaian lapangan kepada PKK Desa Rubaru, atas pemaparan yang telah di sampaikan, melakukan survei kepada lahan yang di tanami pohon Tin

Tim penilai sangat respon dengan tanaman Tin yang merupakan sebuah langkah dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. “Ini merupakan bentuk kreatifitas anggota PKK Rubaru dalam meningkatkan ekonominya dan memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami Pohon yang mampu meningkatkan ekonomi,” kata Sekretaris tim penggerak PKK Kabupaten Sumenep Diah Suryani Agus. Selasa (27/10).

“Kreatifitas ini sangat baik sekali untuk menunjang peningkatan ekonomi masyarakat di tengah Covid-19,” jelasnya.

Sedangkan Camat Rubaru Arief Santoso mengatakan, pihaknya sangat mendukung sekali bagi masyarakat Kecamatan Rubaru yang mempunyai kreatifitas untuk meningkatkan ekonominya

“Kami telah melakukan kordinasi dengan pihak pemerintah desa Rubaru untuk mensupport setiap kegiatan masyarakat untuk meningkatkan ekonominya,” ucap Camat Arief.

Camat Arif yang merupakan camat teladan ini juga berharap kepada pemerintah Kabupaten Sumenep untuk bisa lebih memberikan dorongan kepada masyarakat yang mempunyai kreatifitas.

“Setidaknya akan meningkatkan usaha UMKM yang ada di Kecamatan Rubaru dengan adanya perhatian dari pemerintah Desa apalagi dari.pemerintah Kabupaten bahkan dari pemerintah Provinsi atau pusat,” harapnya

Karena menurutnya, banyak hasil karya yang telah dilakukan oleh UMKM desa Rubaru seperti, pengupahan kripik rambak, rengginang dari ketan, kerupuk kelor, budidaya pohon kelor dan tanaman pohon Tin.

Support yang diharapkan oleh para UMKM adalah penyuluhan bagaimana hasil karyanya bisa lebih berkualitas dan bisa di terima oleh pasaran. ” Dukungan moril bahkan bantuan pengadaan alat dan juga permodalan diharapkan oleh masyarakat untuk lebih menunjang peningkatan ekonominya,” imbuh mantan Camat Pasongsongan ini.

Sementara, Rahman Pembudidaya tanaman Tin menyampaikan, kami sudah 2 tahun menggeluti usaha pembudidayaan tanaman pohon Tin.

“Dari usaha ini kami bisa mengembangkan dan meningkatkan ekonomi di tengah Pandemi Covid-19,” ucapnya.

Dijelaskan pula.oleh Rahman bahwa, sementara ini dirinya mendapatkan keuntungan dari penjualan pohonnya saja yang telah di cangkok.

“Penghasilan kami dari hasil cangkokan pohon Tin bukan dari.biahnya, dan harga pohon tin hasil cangkokan bervariasi.dari.harga Rp 25.000 sampai mencapai Rp 100.000 tergantung dari bibitnya,” papar Rahman

Untuk sementara, kata dia (Rahman red) peminat pohon tin masih taraf lokal Kabupaten Sumenep saja, namun tidak menutup kemungkinan nantinya akan melayani luar Kabupaten.

“Kami sangat berharap usaha yang ada di Kecamatan Rubaru Khususnya bagi kami pembudidaya pohon tin dan UMKM Kelompok PKK Desa Rubaru, agar dapat perhatian dari pemerintah demi meningkatkan ekonomi,” harapnya. (Ain)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE