Plt. Kadinkes Himbau Masyarakat Waspada DBD

0
38

Mesuji, SIGAP88 – Pelaksana Tugas (Plt) kepala Dinas kesehatan Kabupaten Mesuji Ardi U Marwan pada musim penghujan selalu menghimbau kepada masyarakat, seperti saat ini agar waspada terhadap bahaya penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan mesuji Ardi Umum mengatakan, untuk mengantisipasi mewabahnya penyakit DBD seperti biasanya di kala masuk musim hujan bersama seluruh puskesmas telah buat surat edaran untuk melakukan PSN (Pemberatasan Sarang Nyamuk) melalui 3M Plus dan di perkuat juga dengan edaran Bupati mesuji terkait Jumat bersih yang di lakukan berkesinambungan.

“Kita sudah keluarkan surat edaran agar penyuluh Puskesmas mengajak masyarakat untuk melakukan Pemberantasan sarang nyamuk,” kata Ardi Umum, Rabu (23/1/2019).

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya fokus pada pencegahan mewabahnya DBD dengan cara menggalakkan 3 M plus, yakni:
1. Mengubur semua kaleng, botol,  gelas plastik dan barang2 lain yang bisa menampung air hujan sehingga menggenang.

2. Menguras/membersihkan tempat2 penampungan air 2 kali seminggu

3. Menutup tempat-tempat penampungan air.

Selain itu,kepala dinas kesehatan Ardi Umum juga telah berkoordinasi dengan kadinkes provinsi untuk logistik DBD berupa abate dan malathion untuk persiapan fogging ketika ditemukan lebih dari 1 kasus terjangkit DBD pada radius 100 meter.

‘Kita juga perluas jejaring kerja untuk pelaporan dan pencatatan kasus DBD 1×24 jam bagi faskes yang melakukan pelayanan DBD,” paparnya.

Dan ketika ada kasus DBD di wilayah kerjanya, maka teman-teman di puskesmas pro aktif untuk melakukan penyelidikan epidemiologi dengan kunjungan kerumah pasien untuk mengetahui riwayat penderita apakah kasus diperoleh dari luar atau wilayah setempat.

“Penyelidikan Epidemiologi dilakukan sebagai upaya untuk penanggulangan DBD di wilayah kerjanya masing masing ,” tambah Ardi Umum.

selanjutnya ia menjelaskan untuk rumah atau lingkungan penderita DBD, pihaknya selalu melalukan fogging (pengasapan), namun hanya fogging Fokus yang artinya hanya radius 100 m di sekitaran kediaman penderita DBD.

“Lebih lanjut ia menghimbau kepada masyarakat apabila ada keluarga kita penderita DBD,  segeralah diobati dan Laporkan ke Puskesmas, pasti puskesmas akan tindak lanjuti,” himbaunya.(paidi/pen)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE