Pilkada 2020, DPC Pospera Kota Pasuruan Tolak Budaya Money Politic

21

Pasuruan, Sigap88 – Praktik politik uang (money politics) yang hampir menjadi budaya, kerap mewarnai jalannya sebuah pesta demokrasi. Politik uang dinilai sangat membahayakan sistem politik Indonesia, khususnya dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Menjelang Pilkada Kota Pasuruan 2020, Dewan Pimpinan Cabang Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kota Pasuruan, menyerukan sikap penolakan terhadap money politik (politik uang) dalam pemilihan Wakil dan Walikota Pasuruan.

Penolakan politik uang oleh Pospera, itu diserukan melalui pemasangan banner di seluruh sudut kota Pasuruan dengan berbagai tulisan penolakan terhadap money politik, salah satunya bertuliskan ‘Stop Politik Uang. Bagaimana bisa mendapatkan pemimpin yang baik, kalau suaramu bisa dibeli’.

Hal ini dilkakukan Dpc Pospera Kota Pasuruan, sebagai bentuk dukungan terhadap kinerja Bawaslu, dalam melakukan pengawasan terhadap adanya politik uang.

“Hal ini kami lakukan sebagai bentuk dukungan terhadap Bawaslu, dalam melakukan pengawasan, salah satunya politik uang,” Ujar Abdulloh, Bendahara Dpc Pospera Kota Pasuruan, Rabu (2/12).

Dikatakan Abdulloh, pihaknya akan terus memberi dukungan kepada KPU dan Bawaslu untuk menciptakan Pilkada yang jujur, adil, aman dan demokratis.

“Mari kita dukung KPU dan Bawaslu, agar tercapai Pilkada yang jujur, adil, damai dan demokratis,” Katanya.

Menurut Abdulloh, praktik politik uang yang kerap terjadi ditengah – tengah masyarakat, ini sebagai bentuk kejahatan pemilu yang membelokan hati nurani seseorang dan harus dilawan dengan hati.

“Ini sama halnya kejahatan pemilu, dan harus kita lawan bersama – sama,” Terang dia.

Ia juga menjelaskan (Abdulloh- Red), sebagai upaya dalam meminimalisir terjadinya politik uang, pihaknya bersama Pospera, meminta kepada seluruh masyarakat kota Pasuruan, agar memlih pemimpin sesuai hati nurani, tanpa adanya money politic.

“Mari bersama-sama kita memerangi dan menolak adanya politik uang di Pilkada Kota Pasuruan, agar melahirkan seorang pemimpin yang jujur, adil dan bijaksana yang memihak kepada masyarakat,” Ungkapnya. (Gun)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE