Peristiwa Perceraian di Sumenep Didominasi oleh Gugat Cerai

12

Sumenep | Sigap88 – Angka perceraian di Kabupaten Sumenep melalui data dari kantor Pengadilan Agama (PA) Sumenep dari bulan Januari sampai Novemberd2020 yang paling banyak di dominasi oleh cerai gugat.

Saat media sigap88.com mengklarifikasi jumlah angka perceraian selama satu tahun yang telah jatuh putusan sebanyak 1550.

Hal itu disampaikan oleh Panmud Hukum Drs H. M. Arifin bahwa perceraian yang terjadi di Kabupaten Sumenep mencapai 1550 dengan rincian cerai talak sebanyak 642 dan cerai cerai gugat sebanyak 908.

“Jumlah perceraian yang terjadi di Kabupaten Sumenep sebanyak 1550 dengan di dominasi oleh cerai gugat,” kata H. M. Arifin.

Faktor terjadinya perceraian kata H. Arifin adalah, banyaknya perselisihan dalam rumah tangga, yang di susul pula karena faktor kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan perselingkuhan.

“Faktor terjadinya cerai gugat di karenakan perselingkuhan, di tinggal begitu saja, karena faktor ekonomi dan kawin paksa,” jelasnya.

Sementara, untuk pelaksanaan isbad nikah di tahun 2020 ini kata H. Arifin sebanyak 236. “”Jumlah dispensasi kawin di tahun 2020 mencapai 259,” imbuhnya. (Koes)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE