Perencanaan Pembangunan ADD/DD Desa Permisan Diduga Fiktif

0
133

Sidoarjo, Sigap88 – Program Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait program percepatan dan pemerataan pembangunan di desa dengan anggaran yang sangat fantastis tak jarang yang diselewengkan oleh beberapa oknum Kepala Desa.

Hal itu terbukti makin banyaknya oknum kades yang sudah mendekam di jeruji besi lantaran telah menyalahgunakan anggaran dana DD maupun ADD, dimana yang telah diamanatkan oleh pemerintah bahwa dana tersebut untuk mensejahterakan masyarakat dan menekan angka kemiskinan melalui program – program yang telah dijalankan melaui dana DD dan ADD.

Seperti halnya yang terjadi di desa Permisan, kecamatan Jabon Sidoarjo bahwa di desa tersebut ada indikasi penyelewengan anggaran DD/ ADD.

Pasalnya, diketahui di desa Permisan, Kecamatan Jabon tersebut telah terencana sebuah pembangunan yang sampai saat ini belum terealisasi sama sekali, seperti pembangunan Gedung Aula TK Dharma Wanita, pembangunan pasar desa, dan pembangunan jalan.

Kepala Desa Permisan, Imroatul Ustiyah dalam sebuah percakapan terkait dengan ketiga pembangunan di desa tersebut menguraikan bahwa untuk anggarannya masih belum bisa dicairkan lantaran dipersulit oleh pihak Kecamatan dengan alibi SPJ / Administrasinya kurang lengkap.

“Pihak Kecamatan itu seolah mempersulit terkait pencairan dana di desa saya, yang katanya SPJ atau Administrasinya kurang lengkap lah,” celoteh Bu Kades dalam Rec. Yang berdurasi kurang lebih 40 menit.

Sementara itu, Ibu Kades Permisan sempat dihubungi oleh media ini melalui selulernya pada hari Kamis (2/8/2018), namun nomer yang dituju tidak aktif dan selalu sibuk.

Sampai berita ini ditayangkan, tim media ini masih berusaha untuk menghubungi Kepala Desa Permisan dan pihak Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. (Tim)

Komentar
Content Protection by DMCA.com