Pengadaan BK Dan APK KPUD Bondowoso Diduga Terselubung

84

BONDOWOSO,  SIGAP  88 – Menyambut pesta  demokrasi  pada  tahun  2018 yang akan  datang  kpud  kabupaten bondowoso sangat  antusias  responsip sekali untuk mempersiapkan segala sesuatunya demi mencapai suksesnya penyelenggaraan   perhalatan   akbar pesta demokrasi  yaitu Pilgub Jatim dan  Pilbup Bondowoso.

Oleh karena  itu  KPUD  kabupaten bondowoso secara  struktural sudah siap dan ready  baik  dari tingkat struktural paling  bawah  hingga tingkat pimpinan KPUD kabupaten.

Bahkan beberapa  minggu yang lalu tepatnya pada  tanggal  5 Oktober 2017 KPUD kabupaten bondowoso sengaja mengundang Ormas dan LSM yang ada di kabupaten bondowoso dalam rangka sosialisasi Pilkada, baik yang Pilgub maupun yang Pilbub pada tahun 2018 yang akan datang ini.

Dari beberapa kalangan Ormas dan LSM banyak sekali yang melakukan action Tanya   jawab terkait  seputar Pilkada tersebut, namun ada yang sangat menarik dari beberapa pertanyaan ada salah satu ketua Ormas Bara JP.

Ketua Ormas DPC Bara JP Kabupaten Bondowoso, Edy Junaedy mengajukan pertanyaan   terkait dengan anggaran dalam  penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut serta  proses pengadaan barang baik Bahan Kampanye (BK) maupun  Alat Peraga Kampanye (APK ) Di KPUD kabupaten  bondowoso.

“Apakah secara tender atau secara PL (penunjukan langsung)” yang kesemuanya itu  masih belum terjawab dengan  jelas dan rinci oleh Komisioner KPUD kabupaten bondowoso pada saat itu .

Komisioner KPUD Bondowoso pada waktu itu, mempersilahkan Kepada Ketua Bara JP Bondowoso untuk langsung datang ke KPUD Bondowoso, untuk menemui PPK atau PPTK.

Menindak lanjuti hal tersebut diatas, Ketua Ormas Bara Jp Bondowoso bersama wartawan dari media cetak dan Online SIGAP 88 mendatangi KPUD Bondowoso untuk meminta penjelasan secara rinci kepada pejabat terkait.

Sekretaris  KPUD Bondowoso Joko Wahyudi yang waktu itu menemui Ketua bara jp dan wartawan SIGAP88 mengatakan kepada awak  media ini ketika dikonfirmasi bahwa dirinya dengan staf yang lain tidak punya  hak untuk menjawab dan berstatemen tanpa ijin dari pihak komisioner KPUD, pungkasnya kepada media ini.

Sampai berita ini naik cetak, pihak Ormas bara jp maupun SIGAP88 masih belum berhasil mengkonfirmasi  pihak komisioner.

Ketua Ormas Bara JP DPC Bondowoso, Edy junaedi menyampaikan kepada awak media SIGAP88.

“Dari beberapa kesimpulan diatas sangat wajar masyarakat  Bondowoso, khususnya dari kami selaku Ormas Bara JP Bertanya ”Terkait  Anggaran  dari proses pengadaan BK dan APK tersebut. Mengingat dari hembusan informasi yang berkembang anggaran tersebut menyerap Anggaran yang cukup besar”.

Lebih lanjut Edy junaedi yang lebih Familiar dipanggil Bang Juned menambahkan.

“Kami harap nantinya dari pihak KPUD bisa lebih transparansi dalam pengelolaan keuangan. Khususnya pengadaan BK dan APK. Dan kami pihak Ormas Bara Jp akan selalu memantau terhadap pelaksanaan Pemilukada Di Kabupaten Bondowoso ini, baik secara tehnis Pelaksanaan maupun dari segi pengelolaan Keuangan”.

“Karena kami Ormas Bara JP juga sebagai Mata dan Telinga dari Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko widodo”, ungkapnya kepada media SIGAP88. (Zein/warso)

Jika ada pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan silahkan menggunakan Hak Koreksi & Hak Jawab Via Email : redaksi@sigap88.com atau WA 0838 3025 3823 dan Telp 081 249 484 666 Sesuai UU No. 40/1999 Pasal 5 Tentang PERS