Pendidikan Merupakan Langkah Menolak Money Politic Bagi Masyarakat

485

Sumenep | Sigap88 – Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep dengan menghadirkan narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumenep, menggelar Halaqah Kebangsaan dengan tema “Upaya Meminimalisir Praktek Money Politic dan Oligarki pada tahun Politik 2020 di Kabupaten Sumenep”.

Gelar Halaqah Kebangsaan yang terselenggara di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Madura dihadiri oleh Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi, SH, Ketua DPRD Sumenep, Kapolres Sumenep, Dandim 0827 Sumenep, anggoata KPK, Ketua PCNU Sumenep, Ketua KPU Sumenep, Bawaslu Sumenep. Jum’at (14/2/2020).

Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi, SH menyampaikan faktor utama untuk menyadarkan masyarakat untuk menolak politik uang adalah pendidikan.

“Pendidikan adalah faktor utama dalam menyadarkan masyarakat untuk menolak politik uang, baik dalam pelaksanaan pemilu paling bawah (desa) sampai yang paling tinggi (Pilpres),” jelasnya.

Sehingga politisi PDI-P ini menghimbau kepada semua pendidikan yang ada baik formal maupun non formal, juga Partai politik dan Ormas mempunyai peran penting dalam menyadarkan masyarakat agar menolak politik uang.

“Keterlibatan semua elemin masyarakat dalam mensosialisasikan pemberantasan politik uang sangat di harapkan, untuk menambah pendidikan berpolitik yang benar kepada masyatakat,” harapnya.

Untuk itu, kata suami Nia Kurnia, sosialisasi mempunyai dampak positif dalam meningkatkan pendidikan masyarakat untuk menolak dan menghindari politik uang. “Untuk meminimalisir politik uang dengan cara memberikan sosialisasi pendidikan politik bagi masyarakat, karena sosialisasi lebih mengedepankan kepada sistem, budaya dan persoalan politik.

“Politik uang sangat meresahkan bagi masyarakat, dan mengotori citra demokrasi, sehingga diperlukan terobosan melalui sosialisasi dan penyuluhan bagi masyarakat tata cara berdemokrasi yang benar dan tata cara pemilu yang benar pula,” pungkasnya. (Roby)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE