Pemuda Desa Saur Saebus Diamankan Polsek Sapeken

0
353

Cabuli Anak Dibawah Umur

Sumenep SIGAP88 – Pemuda desa Saur Saebus kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep Jawa timur harus bebrurusan dengan pihak hukum karena diduga telah melakukan tindak pidana persetubuhan atau pencabulan terhadap anak di bawah umur, pada hari hari Minggu (24/02) lalu.

Pemuda berinisial FM (19) warga dusun Waru desa Saur Saebus kecamatan Sapeken, kabupaten setempat, diduga telah melakukan pencabulan, sesuai dengan pasal 81, 82 UURI No 17 tahun 2016 atas perubahan UU RI No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Hal itu disampaikan oleh Kapolsek Sapeken IPTU Supeno yang disampaikan oleh Kanit Reskrim AIPTU Santoso bahwa FM telah melakukan pencabulan kepada anak di bawah umur.

“FM pada hari Minggu 24/02/2019 sekira pukul 11.00 wib telah melakukan pemerkosaan terhadap ANS (inisial) umur 16 tahun dusun Sumur kembar desa Saur Saebus ditengah ladang /tegalan desa Saur Saebus”, jelas Kasat reskrim Polsek Sapeken Santoso.

Secara detail Kanit Reskrim Polsek Sapeken menjelaskan pada hari Minggu 24 Februari 2019 sekira pukul 07.00 wib tersangka FM menelpon korban ANS mengajak ketemuan di jalan dekat tambak ikan dusun Waru desa Saor Saebus.

“Korban ANS bersama temannya Aulia berjalan kaki ke tambak ikan dan sampai di bawah pohon asam datang tersangka FM dengan mengendarai sepeda motor, lalu korban dan temannya di bonceng ke lokasi tambak”, ucap Santoso.

Selanjutnya tesangka pergi lagi dan meninggalkan keduanya di tambak ikan, dan selang beberapa waktu FM datang bersama temannya Hasinuddin.

Dari pengakuan korban ANS dirinya di ajak ketengah ladang dekat lahan tambak ikan oleh tersangka FM

“Saya di rayu oleh FM dan mencium juga meraba tubuh saya, dan saya ditidurkan ditanah dan membuka celananya”, ucap ANS dengan lugunya.

Selesai melakukan hasratnya FM meninggalkan korban ANS bersama temannya Aulia, Sehingga keduanya pulang dengan jalan kaki kerumahnya.

Ibu tiri korban ANS yang merasa curiga dan kabar yang tersebar di kampungnya bahwa korban bersama FM pernah bertemu di sebuah tempat, maka mempertanyakan kepada korban dan korban mengakui semua yang telah terjadi.

Selanjutnya Ibu tiri dari korban ANS melaporkan kejadian tersebut kepada kepala desa Saor Saebus, dan pada hari Minggu (09/03/2019) kepala desa Saor Saebus melaporkan peristiwa pencabulan tersebut ke Polsek Sapeken.

Sementara Polsek Sapeken mengamankan tersangka FM di Mapolsrk Sapeken dan mengamankan barang bukti (BB) berupa: sebuah rok warna biru kombinasi warna hijau, celana panjang bahan kaos jenis lejing warna coklat., sebuah celana dalam perempuan warna kuning garis putih kombinasi warna pink.

Sedangkan kasat Reskrim Polres Sumenep saat di hubungi melalui telepon selulernya untuk dimintai keterangan seputar kejadian pencabulan hpnya tidak di angkat, tapi nada deringnya masuk. (Koes)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE