Peduli Sesama, Kepala Desa Prenduan Gelar Baksos

8

Sumenep | Sigap88 – Sebagai ummat Islam dianjurkan untuk Membantu fakir miskin dan anak yatim. Hal itu di edukasi oleh Kepala Desa Prenduan Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur menggelar Bakti Sisial (Baksos) kepada anak yatim. Senin (7/9/2020).

Penyelenggaraan Baksos berlangsung di Balai Sesa Prenduan yang dihadiri langsung oleh Kepala Desa Prenduan H. Ahmad Raja’e, SE, Ketua BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama dan para Ibu PKK Desa Prenduan.

“Sebanyak 60 anak yatim yang ada di Desa Prenduan mendapat bantuan dari Kepala Desa prenduan berupa uang sebesar Rp 50.000 dan paket sembako, ” kata Kepala Desa Prenduan H. Raja’e.

Bantuan ini kata Raja’e, merupakan hasil inisiatif bersama perangkat Desa dan tokoh masyarakat juga tokoh agama untuk membantu anak yatim di wilayah Desa Prenduan.

” Selain merupakan suatu anjuran sebagai ummat Islam membantu anak yatim dan bertepatan juga dengan pandemi Covid-19, maka dengan bantuan ini diharapkan bisa membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat,” terangnya.

[jnews_carousel_3 show_nav=”true” enable_autoplay=”true” include_tag=”899,1252,1413″]Sedangkan, Ketua BPD Prenduan yang dalam kesempatan tersebut hadir juga dalam penyerahan bantuan sosial kepada anak yatim mengatakan, ini adalah bentuk kepedulian kepala Desa Prenduan terhadap masyarakatnya.

“Kami sangat mengapresiasi sekali atas inisiatif kepala Desa Prenduan yang memberikan bantuan kepada anak yatim, ” kata ketua BPD.

Ketua BPD berharap gerakan bakti sosial ini bisa diagendakan sebagai kegiatan rutin setiap tahun. ” Mengingat dalam situasi pandemi Covid-19, bantuan ini sangat mengena sekali bagi masyarakat untuk mengurangi beban ekonominya, ” ucapnya.

“Sebagai aparatur Desa H. Raja’e telah memberikan titik pencerahan bagi masyarakatnya, dalam rangka mengembangkan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada anak yatim dan fakir miskin melalui Baksos,” pungkasnya. (Ain)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE