Pedagang Pasar Lenteng Sumenep Resah, Renovasi Tanpa Sosialisasi

0
2479

Sumenep, SIGAP88 – Sungguh sangat mengenaskan yang menimpa para pedagang di pasar Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, bahkan mereka harus rela berjualan dengan kondisi sangat memprihatinkan

Bahkan kegiatan renovasi pasar Lenteng oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep membuat sejumlah pedagang merasa diresahkan.

Dari hasil investigasi AJM (Aliansi Jurnalis Madura) dilapangan, pihak pengelola pasar tidak melakukan sosialisasi terlebih dahulu sebelum bangunan atau lapak di gusur oleh kontraktor, bahkan ironisnya pihak berwenang tidak menyediakan tempat sementara bagi para pedagang

Tak sampai disitu, para pedagang pasar Lenteng mengeluhkan atas perlakuan pihak pengelola pasar yang semena-mena menyuruh para pedagang untuk mengosongkan lapak mereka, bahkan mirisnya tenggang waktu yang cukup singkat.

Tim AJM berhasil menemui seorang pedagang pasar yakni Hj Murni, dia mengungkapkan bahwa dia mendapat desakan dari pengelola pasar, tokonya harus segera di kosongkan

“Toko saya harus di kosongkan paling lambat hari Senin, padahal pemberitahuan yang disampaikan pada hari Sabtu”, keluhnya pada tim AJM, Rabu (19/09).

Lebih lanjut Hj Murni menjelaskan bahwa pihak pengelola pasar menyuruh kepada para pedagang untuk mencari lokasi sendiri di belakang dan membangun toko sementara sendiri sampai renovasi pasar selesai.

“Silahkan para pedagang mencari tempat sendiri di belakang dan membangun secara permanen sampai renovasi pasar selesai”, papar Hj Murni menirukan apa yang di sampaikan kepala pasar

Hj. Murni mengaku, bahwa dirinya sudah menghabiskan dana puluhan juta rupiah untuk membangun warung yang akan di tempati.

Usai mendapat informasi dari sejumlah pedagang,Tim Media yang tergabung dalam AJM hendak melakukan klarifikasi kepada kepala pasar, namun sayangnya pihak kepala pasar sedang tidak ada di tempat karena sedang di pasar Rubaru

Hingga unggahnya berita ini, belum ada pihak berwenang yang berhasil di konfirmasi oleh Tim AJM (Koes)

Komentar
Content Protection by DMCA.com