Pedagang Buah Kecewa Atas Penertiban yang Dilakukan Satpol PP Pamekasan

48

Pamekasan | Sigap88 – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pamekasan Madura Jawa timur yang hendak melakukan penertiban mendapat perlawanan oleh para pedagang, Kamis (27/8/2020).

Mereka menilai petugas Satpol PP terkesan arogan saat akan menertibkan para pedagang di wilayah jalan Gadin Kecamatan Kota Kabupaten setempat pasalnya, penertiban tersebut tidak melalui pemberitahuan secara resmi atau tanpa adanya teguran terlebih dahulu

“Petugas Satpol PP ini main usir, tanpa adanya teguran atau pemberitahuan terlebih dahulu kepada semua pedagang,” kata salah seorang pedagang yang bernama Hartono

Dirinya merasa kecewa terhadap petugas penegak peraturan daerah (perda), dia datang minta Surat ijin usaha (SIUP) .”Bahkan, petugas langsung ingin membawa mobil barang milik pedagang namun pedagang menolaknya karena tanpa ada surat teguran sebelumnya,” terangnya.

Setidaknya, kata dia sebagai petugas harus profesional, harus ada teguran terlebih dahulu baik secara lisan maupun tulisan. “Ini maunya langsung operasi dan mau membawa mobil yang sarat dengan buah,” jelasnya.

“Saya ini pedagang musiman yang selalu pindah pindah, justru di tanya SIUP segala, kalau mau tanya Siup seharusnya terhadap toko yang sudah paten,” ucapnya dengan raut wajah kecewa.

Hingga berita ini dipublikasikan belum ada keterangan resmi dari petugas Satpol PP mengenai operasi penertiban pedagang, karena penertiban pedagang di Pamekasan masih berlanjut (Eny)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE