Pasca Dipanggil Polda dan Dishub Terkait Amdal, OM Wisata Cimory ‘Bungkam’

2340

Pasuruan, Sigap88 – Polemik yang terjadi pada Wisata Cimory Dairy Land & Resto (CDL&R) yang terletak di Kawasan Tretes, Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan, seakan tiada hentinya.

Pasalnya, sejak berdirinya tempat Wisata Cimory Dairy Land & Resto yang kerap mengakibatkan kemacetan di sepanjang jalan Prigen – Tretes itu diprotes oleh warga sekitar yang merasa terdampak.

“Khususnya pada hari libur, biasanya para pedagang di sepanjang Jalan Tretes ini rame dengan pembeli. namun pasca dibukanya Wisata Cimory, pengunjung jadi berkuran dan secara otomatis, pendapatan kita dari dagangan makanan ini menjadi menurun,” Ungkap Sodikin, pedagang nasi goreng.

Wisata Cimory, tepatnya pada area lokasi wahana pemeliharaan berbagai jenis hewan yang ada, sangat berdekatan dengan rumah warga, akibatnya warga setempat sangat terganggu dengan bau kotoran hewan – hewan peliharaan Wisata Cimory.

“Kami sangat terganggu dengan adanya bau kotoran hewan milik Wisata Cimory, yang kebetulan lokasinya kandang para satwa yang ada berdekataan tepat di belakang rumah warga,” Urai warga yang kebetulan rumahnya berdempetan dengan wahana lokasi hewan, SM.

Selain itu, beberapa bulan kemaren, Wisata Cimory digegerkan dengan adanya insiden longsor yang terjadi pada kawasan area parkir khusus karyawan Cimory, hingga mengakibatkan ambruknya atap bangunan parkir yang menimpa kendaraan karyawan yang terparkir di lokasi.

Bahkan, sebelum terjadi insiden longsor area parkir, pasca dibukanya Wisata Cimory, ada issu tentang “adanya pengunjung yang terseret kuda, pada saat menunggangi kuda di wahana Cimory. beruntung, pengunjung tersebut bisa diselamatkan oleh petugas / pawang kuda”.

Terkait issu terseretnya pengunjung oleh kuda di wahana Wisata Cimory, media ini mencoba konfirmasi melalui sambungan What’s App terkait issu tersebut kepada Opration Manager (O.M) Wisata Cimory, Ducky, namun tidak ada jawaban.

Sementara itu, beberapa pekan lalu, setelah dipanggil ke gedung DPRD Pasuruan oleh anggota komisi lll, terkait dengan Ijin Amdal dan Amdalalin serta Ijin – ijin lainnya yang belum lengkap, giliran Polda Jatim dan Dishub Provinsi melakukan pemanggilan terhadap Manager Cimory, pada Rabu (5/2/2020) pekan lalu.

Dalam pemanggilan yang dilakukan di Candra Wilwatikta Pandaan, Wisata Cimory diberi tenggang waktu selama 6 bulan ke depan untuk segera mengurus dan melengkapi segala perijinan, baik yang masih dalam proses maupun yang baru.

Namun, yang perlu ditekankan oleh Polda dan Dishub Probinsi, terkait jalan masuk utama dan lahan parkir yang dimiliki Wisata Cimory, dinilai tidak memadahi sehingga mengakibatkan kemacetan.

Seperti yang diungkapkan Kasatlantas Polda Jatim Bidang Kasi Audit dan Subsensi Kamsel Kompol Kasiani, bahwa setiap kegiatan usaha yang membangun, baik Rumah Sakit dan usaha Industri maupun sekolahan yang ada tarikan harus melengkapi ijin Amdalalin,” katanya.

Dijelaskannya, untuk Wisata Cimory, pihaknya sangat mengapresiasi terkait Amdalalinnya, mengingat dikawasan tersebut, khusnya pada hari – libur kerap terjadi kemacetan. (Gun)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE