P2M BNN:Seknas Jokowi Kota Malang Patut Di Apresiasi

0
859

Malang,Sigap88-Seknas kota malang yang dipimpin Didek dan Niko bersama jajaran dan dihadiri sekitar 100 undangan terdiri dari seluruh elemen masyarakat mengadakan sosialisasi anti narkoba,tema yang diusung adalah

“Indonesia Bersih Tanpa Narkoba”

Acara sosialisasi yang diselenggarakan oleh BNN Kota Malang Bertempat di seputaran alun alun kota, tepatnya jalan merdeka yang dimulai pukul 09:00 wib hari ini Sabtu (21/10).

Dalam sambutanya Didek ketua Seknas Jokowi Kota Malang,menyampaikan terima kasihnya kepada para undangan yang hadir.Ia juga menyampaikan agar Bangsa dan Negara yang kita cintai ini,khususnya Kota Malang bersih dari pengguna Narkoba,”sambutnya

Dalam acara sosialisasi Selain elemen masyarakat juga dihadiri beberapa tokoh elit politik salah satunya adalah Muhammad Sugeng Wahyudi dan beberapa komunitas yang ada di Kota Malang,seperti Pemuda Pancasila,RM esteh hangat,Akar rumput,NU,Muhamadiah,GMNI,BEM Unitri,BEM Kanjuruhan,PKK,Griya baca,Partai Nasdem,Partai Perindo,Partai PDIP,LPAN,Seknas Jokowi,serta,Kalangan pelajar tingkat SD,SMP,SMA.

Bukan hanya bersosialisasi saja namun disela sela acara juga ada sesi tanya jawab yang di prakarsai Kompol Badriah SH bersama Ahyadi dari komunitas Forum Masyarakat Anti Narkoba(FORMAN).

Salah satu perwakilan dari BNN Kasi pencegahan pemberdayaan masyarakat P2M (Badriyah)kepada sigap88.com mengatakan bahwa kegiatan SEKNAS Jokowi ini sangat luar biasa dan patut di beri apresiasi,dengan adanya giat ini agar masyarakat bisa membentengi dan memerangi penggunaan Narkoba,BNN juga menghimbau kepada masyarakat lebih cerdas,sehat,inovatif

Kompol Badriyah.SH berharap agar Kota Malang bebas dengan penggunaan narkoba paling tidak minimal mengurangi dari penggunaan barang tersebut,”ucap Badriyah

Ditempat yang sama pria yang akrab dipanggil Geng Wahyudi yang saat ini rumor sebagai bakal calon Walikota Malang menyampaikan,

“Sudah sekian ratus ton narkoba yang masuk ke indonesia tidak begitu saja masuk ke negara kita namun pasar gelap narkoba yang berada di Indonesia bisa gagal dan kembali ke negaranya yang diduga dari Tiongkok,terang Sugeng Wahyudi.

Geng Wahyudi juga menjelaskan kalau saat ini Indonesia selalu disoroti dengan berbagai macam jenis narkoba yang masuk Nusantara,jika kita melihat di media massa,kita sangat miris sekali mendengarnya”. Ucapnya

Harapan Sugeng Wahyudi sendiri dalam mengatasi darurat narkoba untuk harus menggandeng beberapa steak holder dan menyediakan tempat diskusi tentang darurat dan bahaya narkoba.”terang Sugeng Wahyudi.(Dar)

Komentar
Content Protection by DMCA.com