ODHA dan Warga Peduli AIDS Turen Belajar Seni Batik Serta Sablon

0
276

Malang,Sigap88-Masalah stigma dan diskriminasi masyarakat terhadap orang dengan HIV-AIDS (ODHA) masih menjadi hambatan. Belum lagi masalah ODHA sering diasosiasikan oleh masyarakat sebagai kaum marginal yang berperilaku buruk dan layak dikucilkan membuat kelompok ODHA kurang percaya diri dan menarik diri dari lingkungan sosial masyarakat.

Untuk itu Warga Peduli AIDS (WPA) Cahaya Care Turen yang bekerja sama dengan Mahasiswa Sosiolog Universitas Brawijaya dan Komunitas Seni Tyaga mengadakan Pelatihan Pemberdayaan bagi Kader, ODHA dan Transgender Waria sebagai bagian dari Warga Peduli AIDS (WPA) Turen. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari mulai hari sabtu tanggal 15 September 2018 sampai dengan hari minggu 16 september bertempat di Shelter Rumah Singgah ODHA yang beralamatkan di Puskesmas Lama Talok Turen.

Ketua Yayasan CAKAP WPA Turen Tri Nurhudi Sasono,M.Kep. menyampaikan pelatihan ini diikuti oleh kurang lebih 31 orang yang tergabung sebagai WPA Turen terdiri dari ibu-ibu kader, ODHA, dan Transgender Waria.

Selain itu kegiatan ini diikuti oleh 30 mahasiswa Sosiolog UB sebagai rangkaian kegiatan Dies Natalis SOCIOFEST UB 2018, 6 orang Fasilitator Narasumber dari Tyaga Art, serta 15 orang Mahasiswa Ners dan Pusdiva STIKes Kepanjen. Tujuan pelatihan ini sebagai upaya mengkampanyekan ikrar antistigma dan diskriminasi terhadap ODHA yang ada di tengah masyarakat dengan berkolaborasi dan bekerjsama dari segala unsur di forum pelatihan ini.

Selain itu, Ketua WPA yang juga sekaligus Dosen STIKes Kepanjen itu mengatakan, melalui pembelajaran pelatihan ini diharapkan tindak lanjut kedepannya sebagai bekal bagi ODHA untuk menciptakan lapangan kerja baru di Shelter Rumah singgah yang kedepannya akan di launching galeri batik dan percetakan sablon untuk menambah income pendapatan bagi ODHA dengan kualitas hidup yang lebih baik.

Kegiatan semacam ini akan terus dilakukan untuk menghilangkan paradigma masyarakat luas dan khususnya masyarakat terhadap penyakit HIV/AIDS ini dan sekaligus memperingati hari HIV/AIDS dan launching Galeri Batik Khas dan Percetakan Sablon, sehingga tempat Rumah Singgah ODHA ini bermanfaat dan sebagai sarana pemberdayaan serta edukai HIV-AIDS di tengah-tengah masyarakat sekitar.(*)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE