New Normal, Kapolres Pasuruan Kota Persiapkan Program Pesantren Tangguh

88

Pasuruan, Sigap88 – Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Dony Alexander, S.Ik, MH bekerjasama dengan TNI menggelar rapat pembentukan program pesantren tangguh dengan para ulama se- Pasuruan, di Aula Sanika Satyawada Polres Pasuruan Kota, Jalan Gajah Mada Kota Pasuruan, Kamis (4/6).

Sinergitas TNI – Polri dan Pemerintah serta para Ulama, khususnya para pengasuh Pon Pes di Wilayah Hukum Kota Pasuruan, untuk memerangi wabah virus corona, atau yang biasa disebut covid-19, terus dilakukan.

Tiga pilar ini menggandeng para ulama, menyiapkan program Pesantren Tangguh Kebal Covid-19, guna mengantisipasi penyebaran wabah virus corona yang sedang melanda saat ini. dengan dibangunnya PonPes tangguh ini tujuannya untuk memutus mata rantai penularan covid-19 dalam menuju New normal.

“Konsep ini diciptakan langsung oleh Bapak Kapolda, Pangdam dan Ibu Gubernur Jatim untuk meminimalisasi penyebaran covid di wilayah Jawa Timur,” Kata Kapolres Pasuruan, AKBP Dony Alexander, S.Ik, MH.

Hadir dalam rapat tersebut, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander, S.I.K., M.H, Wakil Bupati Pasuruan KH. A. Mujib Imron SH, MH, Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Mario Prahatinto, S.H., S.I.K., M.Si, Seluruh Kabag dan Kasat Polres Pasuruan Kota, Kapolsek dan jajaran, PP Darul Khoirot,KH Maksum Hasyim, Gerongan Kraton, PP KH. Abd Rohman Syakur dan Gus A. Nawawi, Karanganyar Kraton, PP As Salam Gus H Fahmi Salam, Paresrejo Pohjentrek, PP Hidayatulloh Gus Yazid , Kalirejo Gonta, PP Darul Ulum, KH Ishomuddin Maksum, Karangpandan, PP Al Kholiliyah, Gus Ahmad Ridlwanl, Jatirejo Lekok, PP Alyasini, Ngabar Kraton / Areng2 Sambisirah Wonorejo , A. Mujib Imron, PP. besuk, Gus Yus, Besuk Kejayan, PP. Sidogiri, KH. Saifulloh Naji, Sidogiri Kraton, PP Kyai Halim, Gus Saiful Anam, Bajangan Gondangwetan.

Pesantren tangguh ini, lanjut Kapolres, akan dilaksanakan bersama dengan para Pengasuh PonPes, khususnya di Wilayah Hukum Polres Pasuruan Kota, dan akan dilakukan checkpoint di setiap PonPes guna untuk mengawasi keluar masuk santri dan orang luar, “Dengan adanya program ini, keamanan dan kesehatan para santri bisa terjaga,” lanjutnya.

Selain itu, masih kata Kapolres, juga akan ada gudang Logistig yang akan digunakan untuk menyimpan bantuan dari pemerintah, yang nantinya bisa dikonsumsi oleh semua santri, “Tiap santri yang datang, akan dilakukan isolasi mndiri, hal ini untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 terhadap para santri itu sendiri,” katanya.

“Nantinya, para santri juga di haruskan bisa beradaptasi dengan kebiasan baru, yakni New Normal, sosial distansing wajib menggunakan masker, membiasakan cuci tangan dan sering cek kesehatan agar kegiatan ngajar mengajar bisa berjalan dengan normal,” Pungkasnya. (Bejo)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE