Melalui BUMDes, DPMD Sumenep Tingkatkan Ekonomi Desa

246

Sumenep Sigap88- Kepala Dinas DPMD Achmad Masuni mengatakan bahwa baru 229 desa dari 330 desa sekabupaten Sumenep, yang telah membentuk BUMDes (Badan Usaha Milik Desa).

Hal tersebut disampaikan oleh kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Madura, Jawa Timur di ruang kerjanya.

“Dari 330 desa sekabupaten Sumenep masih 229 desa yang telah membentuk BUMDes namun masih berstatus pemula” ucap Kadis Masuni, Jum’at 11/01/2019

Sedangkan untuk desa Bringsang kecamatan Gili genting dan desa Bunderan kecamatan Dungkek mengelola destinasi wisata.

Namun sejauh ini Masuni tidak tahu tentang sistem pengelolaanya kedua desa tersebut karena sampai saat ini pihak kami tidak pernah menerima laporannya.

“Selama ini kami tidak mengetahui dampak ekonomi masyarakat sekitar dengan adanya destinasi wisata, meski diketahui bahwa infrastruktur yang ada sebagian menggunakan dari DD dan ADD”, jelasnya pula.

Bahkan Masuni menegaskan, pihaknya akan turun kelapangan untuk melakukan monitoring.

Masuni menambahkan selama ini belum ada regulasi yang mengharuskan BUMDes melaporkan penggunaan atau manejemen pengelolaan usaha kepada Pemerintah Daerah. Sebab, keberadaan BUMDesa sudah mandiri.

“Untuk evaluasi cukup di internal saja, termasuk penyertaan modal dan yang lain, karena disana sudah ada strukturnya,” imbuh Masuni.

Masuni berharap agar supaya semua BUMDes bisa meningkatkan kegiatannya dan banyak berinovasi demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan desa. (Koes)

Jika ada pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan silahkan menggunakan Hak Koreksi & Hak Jawab Via Email : redaksi@sigap88.com atau WA 0838 3025 3823 dan Telp 081 249 484 666 Sesuai UU No. 40/1999 Pasal 5 Tentang PERS